Pdt. Albert Yoku Dukung Penuh Mubes II Kainkain Karkara Byak Sup Tabi, Ajak Generasi Muda Biak Warisi Keterampilan

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 15/09

JAYAPURA — Mantan Ketua Sinode GKI sekaligus Anggota Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP), Pdt. Albert Yoku, S.Th., menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) II Kainkain Karkara Byak Sup Tabi. Kegiatan akbar ini dijadwalkan akan berlangsung mulai Oktober 2026 mendatang.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Pdt. Albert Yoku melalui sebuah pernyataan video. Sebagai anak adat Tabi, ia mengajak seluruh keluarga besar Biak yang telah menetap, berkarya, dan beranak cucu di tanah Tabi untuk terus merawat kebersamaan dengan masyarakat serta suku-suku lokal di wilayah pemukiman mereka.

Menurut Albert, harmonisasi kehidupan antara masyarakat Biak dan Tabi merupakan pilar penting dalam penguatan hubungan kekerabatan sesama Orang Asli Papua (OAP). Ia berharap sinergi ini mampu melahirkan komunitas yang solid, saling menghargai, serta memiliki konektivitas yang kuat.

“Saya memberikan dukungan penuh untuk dilaksanakannya Musyawarah Besar Kedua Orang Biak. Kiranya panitia dapat melakukannya dengan baik dan sukses,” ujar Pdt. Albert Yoku dalam keterangannya di Jayapura, Selasa (15/9/2026).

Selain aspek hubungan sosial, Albert juga menekankan pentingnya membangun pola kerja baru guna mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) OAP. Ia mengingatkan kembali rekam jejak historis warga Biak yang dikenal sebagai pelopor di berbagai bidang, mulai dari pekabar Injil, guru, mantri, tukang, hingga berbagai keterampilan teknis lainnya.

Ia berharap nilai-nilai dan keahlian tersebut tidak pudar, melainkan dapat diwariskan kepada generasi masa kini.

“Generasi berikut harus kembali kepada keterampilan itu. Di mana ada orang Biak di sudut-sudut kampung Tabi, di situ harus terlihat karya dan keterampilan,” tegasnya.

Secara khusus, Albert turut memberikan apresiasi tinggi terhadap ikatan pernikahan silang antara warga Biak dan masyarakat Tabi. Menurutnya, perkawinan antar-suku ini menjadi perekat emosional yang memperkokoh persaudaraan di tanah Tabi.

Menutup pernyataannya, ia mengajak semua pihak terkait untuk bahu-bahu membahu menyukseskan acara tersebut agar dapat berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

“Selamat melaksanakan Mubes. Panitia, Tuhan memberkati. Kita saling membantu supaya Mubes itu sukses,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Mubes II Kainkain Karkara Byak Sup Tabi merupakan forum kebersamaan bagi masyarakat Biak yang berada di tanah Tabi. Wadah ini dirancang sebagai ruang strategis untuk mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi dua arah, sekaligus merumuskan program kerja bersama demi kemajuan masyarakat Papua ke depan. (QB)