DPM-PTSP Kabupaten Jayapura Gelar Turnamen Mobile Legends 18-19 September, Libatkan 160 Pemuda, 15 UMKM, dan Layanan Perizinan

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 11/09

SENTANI — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Jayapura siap menggelar Turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) pada 18–19 September 2026 mendatang. Bertempat di Halaman Parkir Hotel Suni Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 15.00 WIT hingga selesai.

Ajang yang mengusung tema “Pemuda Berprestasi, Ekonomi Kreatif Tumbuh, Investasi Jayapura Maju” ini ditargetkan diikuti oleh 32 tim atau sekitar 160 pemain dari Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, hingga Kabupaten Keerom.

Para peserta bakal memperebutkan total hadiah jutaan rupiah, yaitu Rp3.000.000 untuk Juara I, Rp2.000.000 untuk Juara II, dan Rp1.000.000 untuk Juara III.

Bukan sekadar ajang kompetisi e-sports, DPM-PTSP mengemas kegiatan ini sebagai ruang kolaborasi yang menggandeng 15 pelaku UMKM, pihak sponsor/dunia usaha, serta membuka gerai pelayanan perizinan langsung di lokasi acara tersebut.

Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, S.T., M.Sos., menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan langkah pemerintah daerah dalam menciptakan ruang positif bagi generasi muda sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif digital.

“Kami tidak ingin anak-anak muda hanya menjadi penonton perkembangan ekonomi digital. Kami ingin mereka menjadi pelaku, menjadi kreator, menjadi pengusaha, dan mampu melihat peluang dari perkembangan teknologi dan ekonomi kreatif,” ujar Gustaf.

Mantan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura tersebut menambahkan, keterlibatan 15 pelaku UMKM dan pihak sponsor dirancang untuk menggerakkan ekosistem perekonomian lokal selama acara berlangsung.

“Kami ingin event ini memberikan manfaat yang lebih luas. Ketika anak-anak muda datang bertanding, di tempat yang sama UMKM juga bergerak. Ada transaksi, ada promosi, ada interaksi, dan ada peluang usaha,” kata Gustaf.

“Ini bukan hanya pertandingan. Kami ingin membangun sebuah ruang kolaborasi. Ada pemerintah, ada pemuda, ada komunitas esports, ada UMKM, ada sponsor dan dunia usaha. Semuanya bisa bertemu dalam satu kegiatan,” tambahnya.

Selain menggeliatkan UMKM dan menghadirkan booth sponsor, DPM-PTSP juga memberikan sentuhan berbeda dengan memboyong langsung layanan perizinan publik ke tempat penyelenggaraan acara.

“Kami ingin pelayanan perizinan semakin dekat dengan masyarakat. Karena itu, ketika kami membuat event yang menghadirkan pemuda, UMKM dan dunia usaha, pelayanan DPM-PTSP juga harus hadir. Jadi masyarakat bisa bermain, berusaha, berpromosi, sekaligus mendapatkan informasi tentang perizinan,” ujar Gustaf.

Lebih lanjut, Gustaf menilai e-sports saat ini telah berkembang menjadi ekosistem industri yang luas dan tidak lagi sekadar dianggap sebagai permainan hiburan semata.

“Mobile Legends hanya menjadi pintu masuk. Yang ingin kami bangun adalah semangat anak muda untuk berprestasi, berkarya dan melihat peluang ekonomi dari dunia digital,” katanya.

Gustaf mengajak seluruh komunitas e-sports, generasi muda, pelaku UMKM, hingga masyarakat luas di Jayapura dan Keerom untuk turut menyukseskan dan meramaikan ajang kolaboratif tersebut.

“Jangan hanya menjadi penonton. Saatnya anak-anak muda Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura dan Keerom menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujar Gustaf. (***)