Wujudkan Tertib Lalu Lintas dan Genjot PAD, Pemkot Jayapura Gelar Forum LLAJ 2026

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 09/09

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura resmi membuka kegiatan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kota Jayapura Tahun 2026 yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Jayapura, Rabu (9/9/2026).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari, dengan ditandai prosesi penabuhan tifa. Forum LLAJ tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Ketertiban di Jalan Raya Melalui Penindakan di Tempat yang Transparan dan Humanis Secara Kolaboratif”.

Dalam sambutan tertulis Wali Kota yang dibacakannya, dr. Ni Nyoman Sri Antari menekankan bahwa Forum LLAJ merupakan wadah yang sangat penting dan strategis. Forum ini mempertemukan berbagai unsur pemangku kepentingan untuk membahas dan mencari solusi bersama terhadap masalah lalu lintas di Kota Jayapura.

“Kita patut bersyukur bisa berkumpul di forum ini. Forum lalu lintas angkutan jalan ini merupakan wadah yang sangat strategis untuk mencari solusi terhadap persoalan lalu lintas di Kota Jayapura,” ujar dr. Ni Nyoman Sri Antari.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa koordinasi yang baik antarinstansi dalam forum ini juga diharapkan berdampak positif pada optimalisasi pendapatan daerah. “Di tengah-tengah efisiensi anggaran, kita bisa mencari sumber pendapatan, salah satunya bagaimana kita membicarakan opsen pajak,” tambahnya.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh sejumlah jajaran pimpinan daerah, di antaranya Kapolresta Jayapura Kota, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jayapura, Kepala Jasa Raharja, perwakilan Samsat, Organda, perwakilan RAPI, serta OPD teknis terkait seperti Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Bappeda, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perindag.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jayapura, Justin Sitorus, menjelaskan bahwa pertemuan Forum LLAJ ini merupakan agenda rutin tahunan yang melibatkan berbagai instansi teknis dan aparat penegak hukum.

Forum ini menjadi ruang diskusi untuk memetakan persoalan infrastruktur jalan, kemacetan, kerusakan jalan, hingga pemenuhan fasilitas keselamatan publik.

“Tujuan akhirnya adalah bagaimana agar sistem transportasi berjalan dengan baik dan fasilitas pendukung seperti rambu-rambu keselamatan dapat terpenuhi,” kata Justin Sitorus.

Justin juga menegaskan bahwa setelah pertemuan forum ini selesai, Pemkot Jayapura bersama pihak kepolisian akan segera mengambil tindakan nyata di lapangan berupa operasi penertiban gabungan.

“Sasaran utama operasi nanti adalah kendaraan bermotor wajib uji, antara lain angkutan penumpang umum dan angkutan barang umum. Kami akan menjaring kendaraan yang habis masa berlaku uji berkalanya (KIR) serta kendaraan yang izin trayeknya tidak diperpanjang. Ini akan kami lakukan dalam waktu dekat,” pungkas Kadishub Kota Jayapura.(QB)