Gerakan Penyelamatan Cagar Alam Cycloop, Pemprov Papua dan Kemen LHK akan Tanam 66.666 Bibit Bambu

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 28/07

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, dalam waktu dekat akan melakukan penanaman 66.666 bibit bambu di kawasan penyangga batas Cagar Alam Pegunungan Cycloop.

Penanaman rencananya melibatkan elemen masyarakat dan rekruitmen Satgas Cagar Alam Pegunungan Cycloop, dari elemen masyarakat adat setempat, di sepanjangm 60 km dari Pasir 6 Kota Jayapura, sampai dengan Kampung Maribu, Kabupaten Jayapura.

“Tentunya mohon dukungan doa bagi seluruh elemen masyakayat yang ada di Kota dan Kabupaten Jayapura. Supaya nanti kegiatan yang tujuannya untuk melindungi keanekaragaman hayati ini, lalu menjaga fungsi Cagar Alam Pegunungan Cycloop, bisa terlaksana dengan baik.”

“Penanaman bibit bambu ini juga bertujuan untuk mencegah banjir, sebab keberadaan Cycloop sebagai penyuplai air bagi Danau Sentani maupun penyedia air bersih bagi masyarakat,” terang Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri A. Yudianto, Kamis (27/7/2023).

Masih dikatakan Jeri, kegiatan penanaman bibit bambu tersebut, masih satu rangkaian dengan agenda Pemprov Papua dalam rangka memperingati HUT ke-78 Kemerdekaan RI tahun 2023 di Bumi Cenderawasih.

Dimana agenda rutin lainnya seperti, pesta rakyat, kunjungan atau ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP), beberapa jenis perlombaan, serta kegiatan sosial terkait lainnya maupun anjangsana.

Oleh karena itu, Jeri mengimbau seluruh masyarakat Bumi Cenderawasih agar ikut menyemarakan peringatan HUT Ri di Papua, sebagai bagian dan upaya menghargai perjuangan para pahlawan yang telah mendahului di medan perang.

“Tentunya kita tidak dengan ikut berperang di jaman modern ini. Tetapi salah satunya, ikut menjaga lingkungan sekitar kita dalam arti luas, kaitannya dengan rencana kita melakukan penanaman bibit bambu untuk penyelamatan Cagar Alam Cycloop,” tandasnya. (QB)

%d blogger menyukai ini: