Cetak IKM Mandiri, Pemkot Jayapura Resmi Tutup Pelatihan Pembuatan Arang Briket Berbasis Bahan Baku Lokal

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 12/09

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UKM secara resmi menutup kegiatan pelatihan pembuatan arang briket bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM), Sabtu (12/9/2026). Kegiatan yang berlangsung selama lima hari sejak Selasa lalu ini sukses membekali para peserta dengan keterampilan inovatif untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Acara penutupan dihadiri dan ditutup secara resmi oleh Wali Kota Jayapura yang diwakili oleh Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Jayapura, Abdul Majid, S.Pd., M.MPd. Dalam sambutannya, Abdul Majid mengapresiasi antusiasme tinggi dari para peserta serta dedikasi narasumber profesional, yang telah membagikan keahliannya sepanjang pelatihan.

“Saya memantau sejak awal pembukaan hingga hari ini, antusiasme Bapak dan Ibu sangat luar biasa. Bahkan secara pribadi, melihat potensi usaha ini, saya yang sebentar lagi akan pensiun pun merasa tertarik dan ingin terampil seperti Bapak-Ibu sekalian,” ujar Abdul Majid disambut tawa hangat para hadirin.

Ia menegaskan, ilmu yang diperoleh tidak boleh berhenti sebatas sertifikat atau piagam penghargaan semata. Pemerintah daerah berharap pasca-pelatihan ini, para peserta dapat mengimplementasikan keterampilan mereka menjadi sebuah usaha nyata.

“Arang briket memiliki ruang ekonomi yang sangat baik karena mampu mengolah bahan baku lokal yang sebelumnya kurang bernilai menjadi produk energi alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai jual tinggi. Kuncinya adalah sabar, telaten, menjaga kualitas produk, memperbaiki kemasan (packaging), serta jeli menghitung biaya produksi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Abdul Majid mengimbau para peserta untuk memanfaatkan media digital dalam memperluas jangkauan pasar. Ia juga berjanji pihak pemerintah kota melalui Disperindagkop akan terus mengawal para pelaku usaha baru ini agar bisa ‘naik kelas’, salah satunya dengan melibatkan mereka dalam berbagai festival dan forum pameran daerah.

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat di berbagai sektor. Selain briket, Pemkot Jayapura baru-baru ini juga menggelar pelatihan pengolahan bahan ikan bersertifikasi bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Dukungan tersebut mulai membuahkan hasil membanggakan. Berdasarkan laporan dari Balai Besar Pengelolaan Ikan KKP, salah satu produk lokal mama-mama Jayapura berupa Abon Tuna dinyatakan telah memenuhi seluruh kriteria mutu dan siap diekspor ke pasar internasional. Keberhasilan sektor perikanan ini diharapkan dapat menular pada komoditas arang briket yang baru saja dikembangkan.

Sementara itu, Kepala Bidang Industri Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Dr. Achmad N. Saichul, M.ST., M.M., selaku penyelenggara menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kelancaran acara, termasuk kepada jajaran DPRD Kota Jayapura.

“Kami berharap ilmu dan keterampilan selama lima hari ini menjadi langkah awal lahirnya IKM arang briket yang produktif, mandiri, berdaya saing, serta mampu membuka lapangan kerja baru di Kota Jayapura,” pungkas Achmad.

Dampak positif pelatihan ini langsung dirasakan oleh para peserta. Plato Imanuel Kumbubui, peserta asal Distrik Jayapura Utara yang sehari-hari bekerja membantu di bengkel, mengaku mendapatkan motivasi besar untuk beralih menjadi wirausahawan.

Selama lima hari, ia dan rekan-rekannya diajarkan proses produksi secara menyeluruh, mulai dari menghancurkan arang, mencampurnya dengan adonan tepung, mencetak, hingga menjemurnya selama dua hari hingga kering menjadi briket siap pakai.

“Setelah ikut pelatihan ini, saya punya rencana kuat untuk membuka usaha sendiri. Kami sangat berharap ke depan ada bantuan modal stimulan berupa mesin cetak dan peralatan pendukung agar usaha arang briket ini bisa langsung kami jalankan di lingkungan masing-masing,” harap Plato penuh optimisme. (QB)