Peringatan Maulid Nabi 1448 H, Walikota Jayapura Dr. Abisai Rollo dan Ketua PKK Tekankan Pentingnya Silaturahmi serta Toleransi Beragama

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 22/09

JAYAPURA – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Jayapura sukses menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H. Kegiatan keagamaan yang penuh khidmat ini berlangsung dengan lancar dari awal hingga selesai bertempat di Aula Sian Soor, Kantor Walikota Jayapura, Selasa (22/9/2026).

Dalam wawancaranya setelah kegiatan, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan dan kelancaran seluruh rangkaian acara tersebut. Beliau berharap momentum spiritual ini dapat diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Semuanya kita bersyukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa, karena atas kebaikan Tuhan lah kita semua juga hari ini masih sehat, masih kuat. Sehingga dalam kegiatan perayaan kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW yang dilaksanakan oleh PKK Kota Jayapura, semua berlangsung dengan baik,” ujar Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H.

Secara khusus, Wali Kota menaruh harapan besar kepada seluruh kader PKK, terutama kaum ibu, agar perayaan keagamaan ini dapat mempererat ikatan sosial di lingkungan masing-masing.

“Saya berharap kepada kita semua masyarakat Kota Jayapura, terlebih khusus PKK, Ibu-ibu ini semua harus dengan melaksanakannya kegiatan perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, maka seluruh PKK harus juga dengan perayaan itu membangun silaturahmi kasih dengan semua orang, baik antara ibu-ibu, bapak-bapak, dan semua kita. Terutama kita mulai dari kehidupan pribadi keluarga, tetangga, dan kepada semua orang. Dengan membangun silaturahim yang baik, maka kehidupan kita semua akan berjalan dengan baik,” jelasnya.

Menutup penyampaiannya, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H. juga mengajak seluruh warga Kota Jayapura untuk merawat keberagaman dan menjaga perdamaian tanpa memandang perbedaan latar belakang suku maupun agama.

“Saya juga mengharapkan kepada kita semua di Kota Jayapura, dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW ini, marilah kita membangun silaturahmi dengan semua orang dengan tidak membedakan suku, ras, dan agama. Karena kita diajarkan oleh Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa, kita hidup dengan penuh damai sejahtera bersama dengan semua orang, kita mengasihi sesama dan kita melakukan banyak kebaikan. Dengan demikian, maka kita berbuat baik di dunia, akhirnya juga kita akan mendapatkan kebahagiaan pada akhirnya,” pungkas Wali Kota.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Jayapura, Ny. Nerlince Wamuar Rollo, SE, M.Pd, menjelaskan bahwa esensi utama dari penyelenggaraan Maulid Nabi ini adalah sebagai bentuk rasa syukur sekaligus sarana pembentukan karakter umat.

“Hari ini kami Tim Penggerak PKK Kota Jayapura mengadakan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Jayapura. Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jayapura, kita mengadakan kegiatan ini tujuannya adalah yang pertama mensyukuri nikmat Tuhan yang besar buat kami Tim Penggerak PKK Kota Jayapura, keluarga-keluarga kami, dan juga Pemerintah Kota Jayapura. Kami juga dengan mengadakan kegiatan ini ingin menanamkan bagaimana akhlak yang diajarkan oleh Nabi kepada umat, sehingga kegiatan hari ini walaupun telah selesai, tetapi ajaran Nabi itu harus dijalankan dalam kehidupan sehari-hari bagi umat manusia,” tegas Nerlince.

Tak hanya memimpin PKK, Ny. Nerlince Wamuar Rollo, SE, M.Pd, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) memanfaatkan momen ini untuk merespons isu-isu global terkait keberagaman. Ia menceritakan pengalamannya saat menerima kunjungan resmi dari pihak luar negeri baru-baru ini.

“Beberapa waktu yang lalu kita mendapatkan kunjungan dari Kedutaan Besar Inggris di Jakarta mendatangi kami di Majelis Rakyat Papua. Isu yang besar yang mereka sampaikan adalah isu agama. Hari ini di mana-mana di seluruh dunia isu agama ini lagi hangat,” ungkapnya.

Menyikapi fenomena tersebut, Nerlince mengingatkan kembali sejarah fundamental berdirinya Bangsa Indonesia yang diperjuangkan secara gotong royong oleh para tokoh lintas agama.

“Harapan saya, Indonesia ini dibentuk, dibangun oleh tokoh-tokoh besar, pemikir-pemikir yang memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Mereka bukan dari satu aliran agama saja; mereka Islam, mereka Protestan, mereka Katolik, mereka Hindu, mereka Buddha. Dari orang-orang besar ini, mereka membentuk satu negara yang namanya Indonesia. Dari pemikir-pemikir besar yang membentuk Negara Republik Indonesia ini, marilah kita yang hari ini sebagai warga negara Indonesia, kita menghargai pengorbanan mereka untuk membentuk negara ini,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, ia menyerukan pesan persatuan yang kuat berdasarkan ideologi Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika demi kesejahteraan bersama.

“Marilah sesama pemeluk agama kita saling menjaga negara. Toleransi antara umat beragama; biarkan yang Islam melaksanakan ibadahnya, yang Kristen melaksanakan ibadahnya, yang Katolik melaksanakan ibadahnya, yang Hindu melaksanakan ibadahnya, yang Buddha melaksanakan ibadahnya. Kita negara demokrasi, kita Bhinneka Tunggal Ika. Tujuannya satu, untuk kesejahteraan Indonesia. Jadi mari menghargai sesama pemeluk agama. Itu undang-undang menyatakan bahwa silakan engkau punya kepercayaan masing-masing, tetapi marilah kita menghargai,” tutup Nerlince. (QB)