Konser NDX A.K.A di Jayapura Bawa Berkah, Okupansi Hotel Melonjak hingga 90 Persen

tvpapua.com, Jayapura, 08/09
JAYAPURA – Gelaran konser grup musik NDX A.K.A di Kota Jayapura sukses memberikan dampak positif yang signifikan bagi industri perhotelan setempat. Kehadiran ribuan penonton, terutama yang berasal dari luar kota hingga luar Provinsi Papua, memicu lonjakan tajam pada tingkat hunian (okupansi) hotel di wilayah tersebut.
Dampak manis ini salah satunya dirasakan oleh Hotel Maxone Jayapura. General Manager Hotel Maxone Jayapura, Bernard Penaumang, mengungkapkan bahwa okupansi hotel mengalami kenaikan yang sangat drastis pada tanggal 3 dan 4 saat periode konser berlangsung.
“Kalau di hari biasa, tingkat hunian kita hanya di kisaran 40 sampai maksimum 50 persen. Tetapi ketika ada konser ini, okupansi bisa naik tajam sampai 90 persen,” ujar Bernard, di Jayapura, Rabu (8/7/26).
Bernard menambahkan, sebagian besar tamu melakukan pemesanan kamar secara digital. Lonjakan reservasi ini didominasi melalui platform Online Travel Agent (OTA) seperti Traveloka dan Tiket.com. Tingginya antusiasme penonton juga terlihat dari area parkir hotel yang dipadati kendaraan tamu.
Mercure Jayapura Turut Ketiban Rezeki
Dampak positif dari konser ini ternyata merata ke berbagai kelas hotel. Hotel Mercure Jayapura, yang menjadi tempat menginap langsung para personel NDX A.K.A, juga mencatat grafik kenaikan yang stabil sejak satu hari sebelum acara (H-1).

General Manager Mercure Jayapura, Andreas Riyadi, saat ditemui di sela-sela kesibukannya menjelaskan adanya tren peningkatan pemesanan kamar yang cukup baik di hotel bintang 4 tersebut.
“Pada H-1, pemesanan kamar naik dari 30 kamar menjadi 45 kamar. Kemudian pada hari H konser, jumlahnya melonjak hingga 65 kamar,” jelas Andreas.
Menurut Andreas, mayoritas basis penggemar band ini merupakan kawula muda yang cenderung memilih akomodasi variatif, mulai dari hotel bintang 2 hingga bintang 4. Meski demikian, pihaknya tetap bersyukur karena event seperti ini sukses mendongkrak penjualan kamar, sektor kuliner (Food & Beverage), sekaligus memperkuat citra (branding) hotel.
Dorong Jayapura Jadi “Kota Konser” dan Hidupkan Musisi Lokal
Keberhasilan event ini memicu harapan besar dari para pelaku industri pariwisata. Bernard berharap pemerintah dan promotor dapat menjadikan konser musik sebagai agenda rutin di Jayapura untuk terus menarik kunjungan wisatawan domestik.
“Daripada masyarakat Papua harus jauh-jauh menonton konser ke Jakarta, potensinya bisa kita maksimalkan di sini. Ini peluang besar menjadikan Jayapura sebagai kota konser,” kata Bernard.
Senada dengan hal itu, Andreas Riyadi menilai Jayapura memiliki masa depan yang cerah sebagai pusat hiburan, olahraga, dan kesenian di tanah Papua. Ia juga mendorong agar event-event ke depan tidak hanya mendatangkan artis nasional, melainkan turut merangkul talenta lokal.
“Anak-anak muda Jayapura punya talenta musik yang luar biasa. Jika musisi luar dan artis lokal bisa digalang bersama dalam satu panggung dan dikelola dengan baik, Kota Jayapura akan semakin mandiri, hidup, dan berkembang pesat,” pungkas Andreas. (QB)
- Jul, 09, 2026
- Author: Mario
- Categories: Berita
- No Comments.
News
- Tunjuk Andri Ramawi, Alfredo Vera: Saatnya Persipura Bekerja dengan Satu Hati, Satu Tujuan 16 Juli 2026
- Persipura Resmi Tunjuk Angel Alfredo Vera Jadi Direktur Sepakbola Baru 15 Juli 2026
- Persipura Jayapura Hadapi Dilema Besar: Pertimbangkan Markas di Jawa Meski Terancam Sanksi Poin 12 Juli 2026
- Berkah Konser NDX A.K.A di Jayapura: Kuliner Ludes, UMKM Lokal Raup Omzet Belasan Juta Rupiah 9 Juli 2026
- Konser NDX A.K.A di Jayapura Bawa Berkah, Okupansi Hotel Melonjak hingga 90 Persen 9 Juli 2026
- Gereja Kingmi Salurkan Bantuan Kemanusiaan dari Penonton Film Pesta Babi untuk Pengungsi Papua 7 Juli 2026
- Kapolda Papua Tunjuk 3 Polwan Jadi Kapolres, Tokoh Pemuda Nilai Terobosan Ini Layak Diapresiasi Kapolri 5 Juli 2026
- Peringati HUT Ke-73, BI Papua Berhasil Kumpulkan 591 Kantong Darah 3 Juli 2026
- Perkuat Sinergi, Bank Indonesia Gelar Capacity Building untuk Insan Pers di Papua 3 Juli 2026
- Lompatan Sejarah Medis Papua: RSUD Dok II Jayapura dan FK Uncen Resmi Memulai Kuliah Perdana Spesialis Anestesiologi 2026 3 Juli 2026
Komentar Terbaru
Arsip
- Juli 2026
- Juni 2026
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Oktober 2024
- September 2024
- Agustus 2024
- Juli 2024
- Juni 2024
- Mei 2024
- April 2024
- Maret 2024
- Februari 2024
- Januari 2024
- Desember 2023
- November 2023
- Oktober 2023
- September 2023
- Agustus 2023
- Juli 2023
- Juni 2023
- Mei 2023
- April 2023
- Maret 2023
- Februari 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- November 2022
- Oktober 2022
- September 2022
- Agustus 2022
- Juli 2022
- Juni 2022
- Mei 2022
- April 2022
- Maret 2022
- Februari 2022
- Desember 2021
- November 2021
- Oktober 2021
- Agustus 2021
- Juli 2021
- Juni 2021
- Mei 2021
- April 2021
- Maret 2021
- Februari 2021
- Januari 2021
- Desember 2020
- November 2020
- Oktober 2020
- September 2020
- Agustus 2020
- Juli 2020
- Juni 2020
- Mei 2020
- April 2020
- Maret 2020
- Februari 2020
- Januari 2020
- Desember 2019
- November 2019
- Oktober 2019
- September 2019
- Agustus 2019
- Juli 2019
- Juni 2019
- Mei 2019
- April 2019
- Maret 2019
- Februari 2019
- Januari 2019
- Desember 2018
- November 2018
- Oktober 2018
- September 2018
- Agustus 2018
- Juli 2018
- Juni 2018
- Mei 2018
- April 2018
- Maret 2018
- Februari 2018
- Januari 2018
- Desember 2017
- November 2017
- Oktober 2017
- September 2017
- Agustus 2017
- Juli 2017
- Juni 2017
- Mei 2017
- Februari 2017


Twitter
