Berkah Konser NDX A.K.A di Jayapura: Kuliner Ludes, UMKM Lokal Raup Omzet Belasan Juta Rupiah

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 08/09

JAYAPURA – Gelaran konser musik skala besar tidak hanya sukses menghibur masyarakat, tetapi juga menjadi ladang rezeki yang menggiurkan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Strategi pemilihan lokasi dan jenis produk yang tepat menjadi kunci utama para pedagang dalam meraup keuntungan maksimal.

Nasi Bakar Bunda Ludes dalam Hitungan Jam, Kantongi Omzet Belasan Juta

Kisah pertama datang dari Merian Toding (40), pemilik usaha “Nasi Bakar Bunda”. Meski baru mendapatkan informasi acara mendekati hari pelaksanaan (injury time), Merian bergerak cepat membuka stan jualan pada tanggal 3 hingga 4 di area Tribun Utara. Langkah nekatnya ini membuahkan hasil manis karena ia menjadi satu-satunya penjual makanan di area tersebut.

“Kemarin di daerah Tribun Utara cuma saya sendiri yang jualan makanan. Hasilnya, jam setengah 8 atau jam 8 malam itu sudah habis total. Sebanyak 15 kilogram nasi langsung ludes terjual,” ujar Merian saat dihubungi melalui telepon selular, Rabu (8/7/26).

Menjual menu utama nasi bakar yang dipadukan dengan kesegaran Teh Poci, Merian sukses mengantongi omzet kurang lebih Rp13 juta. Nilai ini memberikan keuntungan bersih hingga hampir 50 persen dari modal awal. Angka tersebut didapat meski beberapa stok bahan baku, seperti cup Teh Poci yang dibeli langsung sebanyak 1.000 pcs, masih tersisa untuk diolah kembali pasca-event.

Lapak Nasi Bakar Bunda sendiri memang sudah langganan mengambil stan di berbagai acara besar. Sebelumnya, Merian juga sukses berjualan di event komersial SRC dari Sampoerna.

Halaman Kopi Ikut Ketiban Untung dari Pecinta Kopi

Tidak kalah eksis, stan minuman “Halaman Kopi” juga menjadi pusat perhatian para penonton konser NDX A.K.A. Kedai ini fokus menyajikan varian minuman olahan biji kopi asli Papua, baik dalam sajian panas maupun dingin.

Berbagai menu andalan berbasis espresso seperti Americano, Latte, Cappuccino, kopi susu Aren, Salted Caramel, Vanilla, hingga varian unik seperti Pandan sukses memikat lidah pengunjung. Bagi penonton yang tidak mengonsumsi kafein, Halaman Kopi juga menyediakan menu non-coffee (milk base) varian Matcha dan Chocolate, serta menu Mocktail bersoda segar bernama Blue Denim.

Koko, bersama ketiga personil lainnya yang bertugas malam itu, mengaku kewalahan sekaligus bersyukur melayani tingginya permintaan penonton. Menurutnya, partisipasi dalam event sebesar ini memberikan dampak ekonomi yang sangat signifikan.

“Keuntungan yang kami dapatkan malam ini luar biasa dan lebih dari cukup. Antusiasme pengunjung terhadap kopi Papua dan menu minuman lainnya benar-benar tinggi selama konser berlangsung,” pungkas Koko dengan penuh semangat.

Keberhasilan Merian Toding dan Halaman Kopi menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara industri hiburan dan akomodasi UMKM mampu menjadi penggerak roda ekonomi kreatif daerah yang sangat efektif. (QB)