Pertamina Gandeng Swiss Dorong Inovasi Berkelanjutan dan Pengembangan Pendidikan Vokasi

tvpapua.com, Jayapura, 27/04
SWISS – Mendukung pengembangan pendidikan vokasi di IKN, Pertamina berkomitmen mencetak sumber daya manusia kompeten berkolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya, Pertamina melalui Pertamina Foundation menggandeng Eastern Switzerland University of Applied Sciences (OST) melalui penandatanganan MoU untuk dukungan pendirian Kampus Vokasi Universitas Pertamina (UPER) di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Chief of Staff & Deputy President OST Eastern Switzerland University of Applied Science Prof. Alex Simeon dan Rektor Universitas Pertamina Prof. Dr. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., disaksikan Direktur Sumber Daya Manusia PT Pertamina (Persero) Erry Sugiharto, dan Director Institut für Kommunikation und interkulturelle Kompetenz (IKIK) Prof. Dr. Stefan Kammhuber di Rapperswil – St.Gallen, Swiss (22/4/2024).
Turut menyaksikan Presiden Direktur Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari, Direktur Operasi Pertamina Foundation Yulius S. Bulo, Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan dan Kerjasama UPER, Dr. Techn. Djoko Triyono, S.Si., M.Si., dan Konsuler KBRI di Bern untuk Konfederasi Swiss.
“Pertamina telah berkomitmen signifikan terhadap keberlanjutan dan transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan. Oleh karena itu, kami secara terbuka menyambut inisiatif kolaborasi yang bertujuan untuk mengurangi emisi karbon, meningkatkan efisiensi energi, berinvestasi pada sumber energi terbarukan, serta keterlibatan dan pengembangan masyarakat. Salah satunya melalui kolaborasi dengan Swiss untuk pengembangan vokasi di IKN,” ujar Erry.
Senada dengan hal tersebut, Prof. Wawan Gunawan menambahkan, lewat kampus vokasi di IKN, UPER akan berperan sebagai garda terdepan penciptaan SDM terampil dengan keunggulan komparatif di bidang sustainability new and renewable energy.
“Kampus vokasi di IKN akan berfokus pada pengembangan SDM berbasis learning outcome dan sejumlah program yang dapat meningkatkan kapasitas lulusan untuk memenuhi kebutuhan industry sekaligus menjawab isu keberlanjutan. Lewat kerja sama ini, kampus vokasi UPER tidak hanya membekali mahasiswanya dengan pengetahuan terkait kebutuhan industri atau operator seputar migas tetapi juga energi baru terbarukan dan isu-isu berkelanjutan,” tambah Prof. Wawan.
Dilansir dari laman World Intellectual Property Organization, Swiss menduduki peringkat 1 pada Global Innovation Index selama 13 tahun berturut-turut yang dinilai berdasarkan 4 (empat) hal, yakni science and innovation investment, technological progress, technology adoption, dan socioeconomic impact. Keberhasilan ini salah satunya didukung oleh sistem Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan (VET) yang dimiliki Swiss.
Pada lawatan tersebut, Duta Besar RI untuk Konfederasi Swiss dan Keharyapatihan Liechtenstein H.E. Ngurah Swajaya memfasilitasi dan memimpin rombongan Pertamina bertemu dengan Kementerian Koordinator untuk Pendidikan, Riset, dan Inovasi (State Secretariat for Education, Research, and Innovation / SERI) dan diterima oleh H.E. Ambassador Jacques Ducrest (22/4/2024). Ambassador Ducrest menyampaikan menambahkan, kesuksesan pendidikan vokasi Swiss tercipta berkat kerja sama multipihak, mulai dari institusi pendidikan, pemerintah, dan industri.
“Keunggulan dari sistem vokasi (VET) kami adalah kedekatan dengan industri, kurikulum hingga sistem belajar mengajar link and match dengan industri dan langsung terlibat dalam rantai pasok proses produksi dan adanya permeability di mana mahasiswa bisa berganti topik minat dan profesi melalui mekanisme tertentu,” ujar H.E. Jacques Ducrest.
Setiap keterampilan yang diperoleh para siswa, disertifikasi dan distandarisasi sehingga institusi pendidikan dan industri saling mendapatkan manfaat. Mahasiswa lebih mudah terserap oleh industri dan perusahaan mendapatkan tenaga kerja berkualitas serta sesuai kualifikasi.
“Kami siap untuk memberikan dukungan terhadap pengembangan vokasi UPER di Ibu Kota Nusantara dan berharap ini awal untuk memulai kerja sama di bidang lainnya, terutama terkait sustainability,” tambahnya.
Lawatan juga disambut oleh Direktur Industrie Diensleistung Modegestaltung (IDM) Thun Mr Ben Hutter untuk mendalami implementasi VET di tingkat Canton/Federal dan berkunjung ke Swiss Federal University for Vocational Education Training (SFUVET). Tidak kalah penting dilakukan juga penjajakan peluang kolaborasi ke Global Head Quarter dari Swisscontact, NGO yang berfokus pada pembangunan ekonomi berkelanjutan yang dipimpin oleh sektor swasta dan peningkatan kualitas hidup bagi semua orang di negara-negara berkembang.
“Lewat kesepakatan MOU yang dibuat, serta terbukanya dukungan dari antar pemerintah baik itu RI maupun Konfederensi Swiss, kami berharap UPER bisa mengadopsi sistem VET yang dimiliki Swiss dan dapat secara signifikan meningkatkan metodologi pendidikan di Universitas Pertamina, menumbuhkan budaya pembelajaran praktis, dan pemecahan masalah dunia nyata di kalangan mahasiswa UPER. Pada akhirnya, kampus vokasi UPER mampu menciptakan peluang pendapatan bagi masyarakat, mengurangi kemiskinan serta yang tidak kalah penting yakni mengurangi emisi gas rumah kaca,” tutup Agus. (***)
- Apr, 27, 2024
- Author: Bebo
- Categories: Berita
- No Comments.
News
- Persipura Resmi Tunjuk Angel Alfredo Vera Jadi Direktur Sepakbola Baru 15 Juli 2026
- Persipura Jayapura Hadapi Dilema Besar: Pertimbangkan Markas di Jawa Meski Terancam Sanksi Poin 12 Juli 2026
- Berkah Konser NDX A.K.A di Jayapura: Kuliner Ludes, UMKM Lokal Raup Omzet Belasan Juta Rupiah 9 Juli 2026
- Konser NDX A.K.A di Jayapura Bawa Berkah, Okupansi Hotel Melonjak hingga 90 Persen 9 Juli 2026
- Gereja Kingmi Salurkan Bantuan Kemanusiaan dari Penonton Film Pesta Babi untuk Pengungsi Papua 7 Juli 2026
- Kapolda Papua Tunjuk 3 Polwan Jadi Kapolres, Tokoh Pemuda Nilai Terobosan Ini Layak Diapresiasi Kapolri 5 Juli 2026
- Peringati HUT Ke-73, BI Papua Berhasil Kumpulkan 591 Kantong Darah 3 Juli 2026
- Perkuat Sinergi, Bank Indonesia Gelar Capacity Building untuk Insan Pers di Papua 3 Juli 2026
- Lompatan Sejarah Medis Papua: RSUD Dok II Jayapura dan FK Uncen Resmi Memulai Kuliah Perdana Spesialis Anestesiologi 2026 3 Juli 2026
- Gelar Kuliah Perdana PPDS Anestesiologi, FK Uncen Gandeng UGM demi Percepat Pemerataan Dokter Spesialis di Pedalaman Papua 3 Juli 2026
Komentar Terbaru
Arsip
- Juli 2026
- Juni 2026
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Oktober 2024
- September 2024
- Agustus 2024
- Juli 2024
- Juni 2024
- Mei 2024
- April 2024
- Maret 2024
- Februari 2024
- Januari 2024
- Desember 2023
- November 2023
- Oktober 2023
- September 2023
- Agustus 2023
- Juli 2023
- Juni 2023
- Mei 2023
- April 2023
- Maret 2023
- Februari 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- November 2022
- Oktober 2022
- September 2022
- Agustus 2022
- Juli 2022
- Juni 2022
- Mei 2022
- April 2022
- Maret 2022
- Februari 2022
- Desember 2021
- November 2021
- Oktober 2021
- Agustus 2021
- Juli 2021
- Juni 2021
- Mei 2021
- April 2021
- Maret 2021
- Februari 2021
- Januari 2021
- Desember 2020
- November 2020
- Oktober 2020
- September 2020
- Agustus 2020
- Juli 2020
- Juni 2020
- Mei 2020
- April 2020
- Maret 2020
- Februari 2020
- Januari 2020
- Desember 2019
- November 2019
- Oktober 2019
- September 2019
- Agustus 2019
- Juli 2019
- Juni 2019
- Mei 2019
- April 2019
- Maret 2019
- Februari 2019
- Januari 2019
- Desember 2018
- November 2018
- Oktober 2018
- September 2018
- Agustus 2018
- Juli 2018
- Juni 2018
- Mei 2018
- April 2018
- Maret 2018
- Februari 2018
- Januari 2018
- Desember 2017
- November 2017
- Oktober 2017
- September 2017
- Agustus 2017
- Juli 2017
- Juni 2017
- Mei 2017
- Februari 2017


Twitter
