Keuangan Sudah 70 Persen Tapi Fisik Rendah, Komisi B DPRD Kota Jayapura Warning Kinerja OPD
tvpapua.com, Jayapura, 04/11
JAYAPURA – Ketua Komisi B DPRD Kota Jayapura, Yuli Rahman, S.H., M.H., memberikan catatan kritis terhadap capaian kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura dalam realisasi APBD 2026, Selasa 03/11.
Dewan menemukan adanya ketimpangan di mana laporan administrasi keuangan tinggi, namun fakta fisik di lapangan justru minim.
Yuli Rahman mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil monitoring, serapan laporan fisik keuangan OPD rata-rata sudah berada di atas 70 persen.
Namun anehnya, progres pengerjaan fisik riil di lapangan terpantau masih sangat rendah.
“Biasanya itu terbalik, pengerjaan fisik di lapangan lebih besar daripada laporan keuangannya karena ada pekerjaan yang sudah selesai oleh pihak ketiga tapi belum dibayarkan. Kalau sekarang fisik keuangannya lebih besar, ini memicu dugaan programnya banyak yang belum selesai tapi anggarannya sudah keluar,” ujar Yuli Rahman di Jayapura.
Legislator dari Fraksi Partai Golkar ini menegaskan, serapan anggaran dan penuntasan program APBD Induk seharusnya tidak memiliki kendala berarti. Sebab, alokasi program kegiatan baru yang diakomodir dalam APBD Perubahan terhitung sangat sedikit.
“Anggaran di APBD Perubahan itu cuma sedikit, jadi bukan halangan. Program di APBD Induk 2026 harusnya sudah selesai semuanya agar pelayanan di semua OPD bisa berlangsung dengan baik dan cepat terealisasi kepada masyarakat,” tegasnya. (QB)
