15 Mahasiswa S2 Beasiswa Puncak Cerdas Resmi Dilepas ke Perguruan Tinggi Dalam dan Luar Negeri

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 29/08

JAYAPURA — Sebanyak 15 mahasiswa program Magister (S2) penerima Beasiswa Puncak Cerdas binaan Papua Language Institute (PLI) resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri.

Acara pelepasan yang dirangkaikan dengan Ibadah Syukur tersebut dilaksanakan secara khidmat di Jayapura pada Rabu (26/8/2026).

Program Beasiswa Puncak Cerdas ini terlaksana atas bentuk kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Puncak dan Yayasan Maga Edukasi Papua. Program ini menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Papua yang berasal dari Kabupaten Puncak.

Dari 15 mahasiswa yang dilepas, sebanyak 11 mahasiswa akan melanjutkan studi ke luar negeri meliputi negara Rusia, Rumania, Inggris, Amerika Serikat, dan Selandia Baru. Sementara itu, 4 mahasiswa lainnya akan menempuh pendidikan di perguruan tinggi dalam negeri, yakni Universitas Cenderawasih, Universitas Hasanuddin Makassar, dan STT Walter Post Sentani.

Bupati Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni, S.E., M.M., menyatakan bahwa pendidikan tinggi menjadi sarana utama pembentukan kapasitas generasi muda daerah.

“Pendidikan tinggi diharapkan menjadi salah satu jalan bagi generasi muda Kabupaten Puncak untuk meningkatkan kapasitas diri dan mempersiapkan diri mengambil peran dalam pembangunan daerah. Para mahasiswa yang dilepas juga diharapkan dapat menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik daerah dan keluarga, serta menggunakan ilmu yang diperoleh untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Elvis Tabuni.

Raih Beasiswa Internasional, Hemat Anggaran Pemda

Salah satu capaian krusial dari para mahasiswa binaan ini adalah keberhasilan meraih berbagai beasiswa dari pemerintah negara tujuan maupun program nasional. Hal ini memberikan efisiensi signifikan bagi pembiayaan daerah Puncak.

Empat mahasiswa yang berkuliah di Rusia yakni Linggenus Tabuni, Nipson Murib, Tenik Wenda, dan Yehuda Alom berhasil memperoleh Beasiswa Pendidikan Rusia sehingga biaya pendidikan mereka ditanggung penuh. Pemkab Puncak hanya perlu menanggung biaya hidup bulanan para mahasiswa tersebut.

Sementara itu, prestasi internasional bergengsi diraih oleh Nasen Ginibak yang berhasil lolos seleksi Beasiswa Pemerintah Rumania setelah bersaing ketat dengan sekitar 88.000 mahasiswa dari seluruh dunia. Dengan capaian ini, biaya pendidikan Nasen menjadi gratis dan biaya hidupnya tidak sepenuhnya menjadi beban Pemkab Puncak. Selain Nasen, mahasiswa lain yang berangkat ke Rumania adalah Nelhol Magai.

Adapun Tenus Wonda berhasil diterima sebagai awardee Beasiswa LPDP dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk melanjutkan studi S2 di Selandia Baru, di mana seluruh komponen pembiayaan pendidikannya ditanggung penuh oleh pemerintah pusat.

Ketua dan Pendiri Yayasan Maga Edukasi Papua, Samuel Tabuni, M.Si., MAJEd, menegaskan pentingnya investasi pendidikan berkelanjutan.

“Pentingnya membangun sumber daya manusia melalui investasi pendidikan yang berkelanjutan. Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Puncak dan Yayasan Maga Edukasi Papua menjadi wujud nyata dari komitmen untuk membuka kesempatan pendidikan bagi generasi muda Papua asal Puncak. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh gelar akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kompetensi, karakter, dan semangat pengabdian untuk berkontribusi bagi daerah asalnya,” ujar Samuel Tabuni.

Pembinaan Tiga Pilar Utama oleh PLI

Sebelum keberangkatan ini, para mahasiswa telah menjalani pembinaan intensif oleh Papua Language Institute (PLI) sejak 11 Agustus 2025 hingga 31 Juli 2026. Pembinaan berfokus pada tiga pilar utama yakni, pembinaan karakter, pelatihan bahasa (Inggris, Rusia, dan Rumania), serta pelatihan STEM (matematika dan komputer).

Direktur Papua Language Institute, Dolvinus Womsiwor, memaparkan fokus pembinaan yang telah diberikan kepada para mahasiswa.

“Program pembinaan PLI berfokus pada tiga aspek utama karakter, bahasa, dan STEM. Pembinaan bahasa Inggris, Rusia, dan Rumania diberikan untuk mendukung kesiapan mahasiswa sesuai dengan lingkungan studi masing-masing. Sementara pelatihan matematika dan komputer ditujukan untuk memperkuat keterampilan akademik dan teknologi. Pembinaan karakter menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keseluruhan program. Mahasiswa dipersiapkan untuk menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, memiliki integritas, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan baru tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai yang menjadi bagian dari dirinya,” kata Dolvinus Womsiwor.

Acara pelepasan juga diisi dengan penguatan spiritual melalui renungan Firman Tuhan yang disampaikan oleh Pdt. Lipiyus Biniluk, M.Th. Turut hadir dalam acara ini Ketua DPRK Puncak Thomas Tabuni, S.I.P., Sekda Puncak Nenu Tabuni, S.Sos., Rektor Unipa Dr. Izak Morin, MA, jajaran pengajar PLI, serta orang tua dan keluarga mahasiswa.

Daftar 15 Mahasiswa S2 Beasiswa Puncak Cerdas

Luar Negeri (11 Mahasiswa)

  • Nasen Ginibak — Rumania (Penerima Beasiswa Pemprov Rumania)
  • Nelhol Magai — Rumania
  • Linggenus Tabuni — Rusia (Penerima Beasiswa Pendidikan Rusia)
  • ​Nipson Murib — Rusia (Penerima Beasiswa Pendidikan Rusia)
  • ​Tenik Wenda — Rusia (Penerima Beasiswa Pendidikan Rusia)
  • ​Yehuda Alom — Rusia (Penerima Beasiswa Pendidikan Rusia)
  • ​Freddy Wakerkwa — Amerika Serikat
  • ​Melkiana Wakerkwa — Inggris
  • Merlin Wakerkwa — Inggris
  • ​Ika Murib — Selandia Baru
  • ​Tenus Wonda — Selandia Baru (Penerima Beasiswa LPDP Kemenkeu RI)

Dalam Negeri (4 Mahasiswa)

  • Abed Telenggen — STT Walter Post Sentani
  • Guripa Telenggen — Universitas Cenderawasih
  • Sepinus Wakerkwa — Universitas Cenderawasih
  • Kambinus Wanimbo — Universitas Hasanuddin Makassar. (***)