UMKM Binaan Bank Indonesia Papua Menorehkan Prestasi Gemilang di Karya Kreatif Indonesia 2026

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 24/08

JAKARTA — Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua (KPw BI Prov. Papua) berhasil mencatatkan prestasi gemilang dan memperluas jejaring pasar dalam ajang nasional Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JICC) hingga Minggu (23/8/2026).

Ajang tahunan tersebut tidak hanya membukukan total transaksi nasional hingga puluhan miliar rupiah, tetapi juga menjadi panggung pembuktian kapasitas serta kualitas produk lokal asal Tanah Papua di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam kompetisi Cangkir Barista 2026 yang diikuti oleh 2.736 peserta dari seluruh Indonesia, dua barista asal Papua, yakni Muhammad Amien Rais Wanggai dan Kevin Andrian Luarmase, berhasil menembus babak 24 besar nasional. Prestasi ini ditutup dengan penobatan Muhammad Amien Rais Wanggai sebagai Juara Harapan III Cangkir Barista 2026.

Tak hanya di sektor kopi, UMKM Papua juga aktif memanfaatkan sesi business matching untuk memperluas jangkauan pasar. Pelaku UMKM binaan BI Papua dipertemukan secara langsung dengan calon pembeli potensial (potential buyer) dari pasar domestik seperti Medan, hingga mancanegara seperti Tiongkok, Jepang, dan Malaysia. Langkah ini memperkuat daya saing produk unggulan Papua di jejaring perdagangan global.

Secara nasional, KKI 2026 mencatatkan lonjakan kinerja signifikan. Hingga 22 Agustus 2026, total penjualan sementara mencapai Rp144,2 miliar, naik 46% dibanding tahun 2025. Capaian business matching ekspor menembus Rp169,9 miliar yang melibatkan 192 UMKM serta pembeli dari 16 negara, sedangkan business matching pembiayaan mencapai Rp285 miliar—meningkat 30,3% dari rata-rata tiga tahun terakhir.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, dalam Seremoni Penutupan KKI 2026 menegaskan pentingnya membangun ekosistem yang solid dan berkelanjutan bagi pengembangan UMKM dari hulu hingga hilir.

“Setiap tahun, dengan penuh rasa syukur kami adakan KKI agar UMKM Indonesia bisa terus tumbuh, tangguh, dan berdaya saing. Tapi, UMKM perlu mempunyai ekosistem yang menjadi tujuan berkelanjutan agar tumbuh, tangguh, dan berdaya saingnya UMKM Indonesia terus berlangsung,” ujar Aida.

Aida juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung produk-produk dalam negeri secara nyata.

​”Cintai, bangga, dan pakai produk UMKM Indonesia. Karena kalau bukan kita, siapa lagi. Kalau bukan sekarang, kapan lagi UMKM Indonesia menjadi tuan rumah produk Indonesia dan bisa tumbuh, tangguh, dan berdaya saing,” kata Aida.

Pelaksanaan KKI 2026 ini melibatkan lebih dari 1.860 UMKM, dengan hampir 560 UMKM tampil secara luring menampilkan beragam produk seperti wastra, ready to wear, makanan, minuman, hingga home decor. Gelaran ini didukung oleh 27 kementerian/lembaga, 34 asosiasi, mitra industri, perbankan, akademisi, serta jaringan 46 Kantor Perwakilan Dalam Negeri dan 5 Kantor Perwakilan Luar Negeri Bank Indonesia.

Melalui semangat Beudaya Meusare Sare (Berdaya Bersama-sama), Bank Indonesia termasuk KPw BI Prov. Papua berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan UMKM Papua melalui peningkatan kapasitas, digitalisasi, serta perluasan akses pasar dan pembiayaan demi mendukung pertumbuhan ekonomi Papua dan Indonesia yang inklusif. (***)