Suni Hotel Abepura Gelar Lomba Anak dan Donor Darah, Meriahkan HUT RI ke-81

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 22/08

JAYAPURA – Masih dalam suasana kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Suni Hotel Abepura menggelar serangkaian acara meriah. Kegiatan ini berpusat pada perlombaan kreativitas anak-anak serta aksi sosial kemanusiaan.

General Manager Suni Hotel Abepura, Ceprianda Lesmana, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk menumbuhkan mental positif pada generasi muda sejak dini.

“Kami menggelar lomba mewarnai dan fashion show untuk anak-anak usia 5 sampai 12 tahun. Tujuannya adalah memupuk mental juara, menumbuhkan rasa cinta pada produk Indonesia, serta mengajak mereka mengingat kembali sejarah perjuangan kemerdekaan,” ujar Ceprianda di Jayapura, Sabtu (22/8/26).

Pihak hotel juga menargetkan acara ini menjadi agenda tahunan agar Suni Hotel Abepura selalu menjadi tujuan utama bagi masyarakat Jayapura yang ingin menginap sekaligus menyalurkan bakat anak-anak mereka.

Selain perlombaan anak, Suni Hotel Abepura juga mengadakan kegiatan donor darah yang terbuka untuk masyarakat umum. Aksi ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) hotel untuk membantu sesama.

“Kami bekerja sama dengan Palang Merah Kota Jayapura. Kita tahu bersama bahwa memenuhi kebutuhan darah untuk rumah sakit dan masyarakat cukup sulit. Melalui donor darah ini, kami ingin membantu menjaga ketersediaan stok darah tersebut,” tambah Ceprianda.

Kegiatan ini sukses terlaksana berkat dukungan penuh dari berbagai sponsor seperti Bank Papua, Telkomsel, Toko Niaga, para vendor supplier, serta media lokal di Jayapura.

Suasana perlombaan fashion show semakin semarak dengan kehadiran para peserta yang tampil percaya diri. Salah satunya adalah Avisha Dogopia, peserta berusia 5 tahun yang menjadi perwakilan dari taman kanak-kanak (TK).

Meskipun ini merupakan pengalaman pertamanya tampil di atas panggung fashion show, Avisha terlihat sangat bersemangat mengenakan pakaian tradisional, baju yang dibuat menggunakan bahan dasar pembuatan noken dikenal sebagai Baju Noken atau Baju Serat Kayu Papua.

Ibunda Avisha, Christy Adi (35), mengungkapkan bahwa ia sengaja memilih tema “Kartini Papua” untuk sang buah hati agar sang anak tetap memegang teguh identitas budayanya. Suami Christy berasal dari Paniai dan Oksibil, sementara ia sendiri berasal dari Paniai dan Sentani Barat.

“Temanya Kartini, jadi kami tampilkan sosok Kartini dari Papua. Kami ingin menunjukkan bahwa meskipun hidup di era modern, anak-anak tidak melupakan identitas budaya asli mereka. Avisha sendiri sangat senang dan bilang dia cinta budaya Papua,” ungkap Christy dengan bangga.

Sebagai orang tua, Christy mengaku sangat senang dan mendukung penuh acara yang digagas oleh Suni Hotel Abepura ini. Ia berharap melalui ajang seperti ini, anak-anak Papua dilatih untuk menjadi pribadi yang berani tampil dan menyuarakan pendapat di depan umum. (QB)