Program Pendidikan Unggulan Papua Diluncurkan, 1.000 Mahasiswa dan Ratusan Pelajar Jadi Sasaran

tvpapua.com, Jayapura, 12/06
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua resmi meluncurkan Program PACE (Pelajar Cerdas) dan MACE (Mahasiswa Cerdas) sebagai salah satu program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua dalam meningkatkan akses pendidikan bagi generasi muda Papua melalui pemanfaatan Dana Otonomi Khusus (Otsus).
Peluncuran program tersebut ditandai dengan peresmian Kartu PACE dan MACE di Kota Jayapura, yang menjadi instrumen penyaluran bantuan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa Papua.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama, mengatakan Program PACE dan MACE merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Provinsi Papua dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui sektor pendidikan.
“Pendidikan merupakan fondasi pembangunan. Karena itu Pemerintah Provinsi Papua terus berkomitmen menghadirkan kebijakan dan program nyata untuk memastikan anak-anak Papua memperoleh akses pendidikan yang lebih baik, khususnya pada jenjang pendidikan menengah dan pendidikan tinggi,” ujar Marthen.
Ia menjelaskan, dukungan pendidikan melalui Dana Otsus telah dimulai sejak 2024. Pada tahun tersebut, Dinas Pendidikan membantu mahasiswa yang mengalami kendala dalam menyelesaikan studi akhir, termasuk 40 mahasiswa kedokteran untuk menyelesaikan program koas dengan dukungan anggaran sekitar Rp600 juta.
Pada tahun 2025, program serupa kembali dilanjutkan dengan bantuan penyelesaian studi bagi 53 mahasiswa. Sementara pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi Papua telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp1 miliar untuk membantu sekitar 110 mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu.
Selain itu, melalui anggaran belanja tambahan tahun 2026, Pemprov Papua juga berencana memberikan bantuan kepada 40 mahasiswa koas dan 20 mahasiswa dokter spesialis yang merupakan putra-putri Papua atau mereka yang lahir, besar, dan memiliki ikatan pengabdian di Tanah Papua.
“Tujuannya agar mereka dapat kembali mengabdi dan memperkuat pelayanan kesehatan di Papua,” katanya.

Tidak hanya mahasiswa, pemerintah juga menyiapkan bantuan pendidikan bagi dosen Orang Asli Papua yang sedang menempuh pendidikan doktoral (S3) sebagai upaya meningkatkan kualitas tenaga akademik di daerah.
Di sektor pendidikan menengah, program PACE akan memberikan beasiswa kepada pelajar berprestasi, termasuk siswa Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik di bidang olahraga.
Sebanyak 40 siswa PPLP akan menerima dukungan beasiswa pada tahun ini. Selain itu, sekitar 400 siswa dari Sekolah Luar Biasa (SLB) dan Sekolah Negeri Khusus yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Papua juga akan mendapatkan kesempatan memperoleh beasiswa melalui mekanisme seleksi.
Sementara melalui Program MACE, Pemerintah Provinsi Papua menargetkan pemberian beasiswa kepada 1.000 mahasiswa yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di seluruh Papua.
Untuk menjamin transparansi dan pemerataan, proses seleksi dilakukan melalui sistem portal digital yang telah disiapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Papua.
“Semua proses seleksi dilakukan melalui portal. Data mahasiswa akan diverifikasi menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Induk Mahasiswa (NIM), sehingga bantuan tepat sasaran dan tidak ada praktik titipan,” tegas Marthen.
Ia menjelaskan, kuota beasiswa akan dialokasikan secara proporsional di setiap kabupaten dan kota agar manfaat program dapat dirasakan secara merata oleh mahasiswa Papua di seluruh wilayah.
Selain beasiswa, Pemerintah Provinsi Papua juga menyiapkan program bimbingan belajar bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan seperti Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), serta berbagai sekolah kedinasan lainnya.
Dalam kesempatan yang sama, Regional CEO BNI Wilayah 16 Papua dan Maluku, Himawan Susanto Nugraha, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Papua kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai bank penerbit Kartu PACE dan MACE.
Menurutnya, kartu tersebut dirancang sebagai kartu multifungsi yang mengintegrasikan tiga layanan sekaligus, yakni sebagai kartu identitas pelajar atau mahasiswa, kartu debit atau ATM, serta kartu TapCash untuk mendukung berbagai transaksi non-tunai.
“Cukup dengan satu kartu, pelajar dan mahasiswa dapat menggunakannya sebagai identitas, kartu ATM untuk transaksi pendidikan, serta kartu TapCash yang dapat digunakan untuk pembayaran transportasi dan layanan publik lainnya,” ujar Himawan.
Melalui peluncuran Program PACE dan MACE, Pemerintah Provinsi Papua berharap semakin banyak generasi muda Papua yang memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan berkualitas, menyelesaikan studi tepat waktu, dan menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi dalam pembangunan Papua di masa depan. (***)
- Jun, 12, 2026
- Author: Mario
- Categories: Berita
- No Comments.
News
- Tunjuk Andri Ramawi, Alfredo Vera: Saatnya Persipura Bekerja dengan Satu Hati, Satu Tujuan 16 Juli 2026
- Persipura Resmi Tunjuk Angel Alfredo Vera Jadi Direktur Sepakbola Baru 15 Juli 2026
- Persipura Jayapura Hadapi Dilema Besar: Pertimbangkan Markas di Jawa Meski Terancam Sanksi Poin 12 Juli 2026
- Berkah Konser NDX A.K.A di Jayapura: Kuliner Ludes, UMKM Lokal Raup Omzet Belasan Juta Rupiah 9 Juli 2026
- Konser NDX A.K.A di Jayapura Bawa Berkah, Okupansi Hotel Melonjak hingga 90 Persen 9 Juli 2026
- Gereja Kingmi Salurkan Bantuan Kemanusiaan dari Penonton Film Pesta Babi untuk Pengungsi Papua 7 Juli 2026
- Kapolda Papua Tunjuk 3 Polwan Jadi Kapolres, Tokoh Pemuda Nilai Terobosan Ini Layak Diapresiasi Kapolri 5 Juli 2026
- Peringati HUT Ke-73, BI Papua Berhasil Kumpulkan 591 Kantong Darah 3 Juli 2026
- Perkuat Sinergi, Bank Indonesia Gelar Capacity Building untuk Insan Pers di Papua 3 Juli 2026
- Lompatan Sejarah Medis Papua: RSUD Dok II Jayapura dan FK Uncen Resmi Memulai Kuliah Perdana Spesialis Anestesiologi 2026 3 Juli 2026
Komentar Terbaru
Arsip
- Juli 2026
- Juni 2026
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Oktober 2024
- September 2024
- Agustus 2024
- Juli 2024
- Juni 2024
- Mei 2024
- April 2024
- Maret 2024
- Februari 2024
- Januari 2024
- Desember 2023
- November 2023
- Oktober 2023
- September 2023
- Agustus 2023
- Juli 2023
- Juni 2023
- Mei 2023
- April 2023
- Maret 2023
- Februari 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- November 2022
- Oktober 2022
- September 2022
- Agustus 2022
- Juli 2022
- Juni 2022
- Mei 2022
- April 2022
- Maret 2022
- Februari 2022
- Desember 2021
- November 2021
- Oktober 2021
- Agustus 2021
- Juli 2021
- Juni 2021
- Mei 2021
- April 2021
- Maret 2021
- Februari 2021
- Januari 2021
- Desember 2020
- November 2020
- Oktober 2020
- September 2020
- Agustus 2020
- Juli 2020
- Juni 2020
- Mei 2020
- April 2020
- Maret 2020
- Februari 2020
- Januari 2020
- Desember 2019
- November 2019
- Oktober 2019
- September 2019
- Agustus 2019
- Juli 2019
- Juni 2019
- Mei 2019
- April 2019
- Maret 2019
- Februari 2019
- Januari 2019
- Desember 2018
- November 2018
- Oktober 2018
- September 2018
- Agustus 2018
- Juli 2018
- Juni 2018
- Mei 2018
- April 2018
- Maret 2018
- Februari 2018
- Januari 2018
- Desember 2017
- November 2017
- Oktober 2017
- September 2017
- Agustus 2017
- Juli 2017
- Juni 2017
- Mei 2017
- Februari 2017


Twitter
