Sinergi dan Transformasi Digital, Festival Cenderawasih 2026 Resmi Dibuka di Jayapura

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 11/06

JAYAPURA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua resmi membuka gelaran Festival Cenderawasih (Fescend) ke-3 Tahun 2026.

Acara tahunan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis dalam memperkuat perekonomian Papua agar lebih inklusif dan berkelanjutan melalui transformasi digital dan sinergi antarpemangku kepentingan.

Upacara pembukaan dilaksanakan secara resmi pada Kamis, 11 Juni 2026, bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua. Pembukaan dilakukan bersama oleh Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Yunianto Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi UKM & Transmigrasi Provinsi Papua, Jimmy A. Y. Thesia; serta Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) dari Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan, Febiola Iriani Ohei.

Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Yunianto, menegaskan bahwa Fescend ke-3 merupakan cerminan semangat kolektif untuk membangun ekonomi lokal yang tangguh.

“Pelaksanaan Fescend ke-3 tahun 2026 menunjukkan semangat bersama dalam membangun perekonomian Papua yang adaptif berbasis kearifan lokal, perkembangan teknologi serta penciptaan nilai tambah yang merata dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Yunianto dalam sambutannya.

Ia juga menambahkan optimisnya terhadap masa depan ekonomi Bumi Cenderawasih. “Melalui sinergi dan kolaborasi antara berbagai pihak baik Pemerintah Daerah maupun mitra kerja terkait, serta optimisme yang tinggi, kami yakin perekonomian Papua yang inklusif, berdaya saing, terdigitalisasi, dan berkelanjutan dapat terwujud secara merata demi mendukung kesejahteraan masyarakat Papua.”

Apresiasi tinggi turut datang dari pihak Pemerintah Daerah Provinsi Papua. Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi UKM & Transmigrasi Provinsi Papua, Jimmy A. Y. Thesia, menilai festival ini memiliki dampak yang jauh lebih besar dari sekadar perayaan visual.

“Fescend bukan sekedar perayaan seni dan budaya, melainkan telah menjelma menjadi motor penggerak inovasi, pameran produk unggulan, dan episentrum kolaborasi ekonomi kreatif di Tanah Papua,” kata Jimmy mengapresiasi konsistensi Bank Indonesia.

Festival ini dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, mulai tanggal 8 hingga 21 Juni 2026 di Kota Jayapura. Rangkaian acara dibagi menjadi dua agenda utama, yaitu Fescend Forum yang berfokus pada pelatihan UMKM, sertifikasi, dan edukasi masyarakat (8-12 Juni 2026), serta Fescend Fair berupa pameran produk UMKM unggulan dan literasi keuangan digital yang bertempat di Mall Jayapura (19-21 Juni 2026).

Sebelumnya, sejumlah kegiatan pre-event juga telah sukses dilaksanakan, mulai dari onboarding digital UMKM melalui Program MATOA 2026, sertifikasi halal dan Juru Sembelih Halal (JULEHA), hingga perluasan transaksi digital lewat Syiar Halal Fair pakai QRIS (SHAFAR).

Menariknya, pada perhelatan tahun ini, Fescend menghadirkan inovasi baru berupa peluncuran Fescend Fair Mart terintegrasi. Wadah ini mengurasi berbagai produk unggulan, termasuk karya masyarakat asli Papua, dengan harapan dapat memperluas pasar, memperkuat ekosistem digital, serta menaikkan kelas UMKM Papua di kancah nasional. (***)