Tingkatkan Mutu Pelayanan, RSUP Jayapura Perluas Akses BPJS dan Jaga Kelestarian Lingkungan

Spread the love
Kepala Tim Kerja Pelayanan Medik RSUP Jayapura, dr. Roni Sinaga, saat menjelaskan akses pasien BPJS kepada para awak media/ Istimewa

tvpapua.com, Jayapura, 28/05

JAYAPURA — Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura, Papua, kini telah membuka pelayanan kesehatan bagi pasien peserta BPJS Kesehatan. Layanan ini mencakup rawat jalan, rawat inap, tindakan operasi, persalinan, hingga ruang perawatan intensif (ICU).

Kepala Tim Kerja Pelayanan Medik RSUP Jayapura, dr. Roni Sinaga menjelaskan, status kerja sama dengan BPJS Kesehatan ini sebenarnya sudah berjalan sejak awal tahun.

“Semenjak bulan Februari tahun 2026, kami akhirnya bekerjasama dengan BPJS dan saat ini kami sudah membuka pelayanan rawat jalan, rawat inap, operasi, melahirkan, ICU, itu sudah kami buka pelayanan untuk BPJS,” ujar dr. Roni Sinaga, Jumat (29/5/2026).

dr. Roni juga mengingatkan masyarakat bahwa sebagai rumah sakit tipe B, RSUP Jayapura memberlakukan sistem rujukan berjenjang sesuai dengan regulasi BPJS Kesehatan yang berlaku. Pasien tidak bisa langsung datang ke RSUP Jayapura tanpa melalui fasilitas kesehatan (faskes) di bawahnya, kecuali dalam kondisi darurat (emergency).

“Ada tahapan-tahapan untuk bisa kita layani dengan menggunakan BPJS. Yang pasti dengan sistem berjenjang. Dari faskes 1, Puskesmas atau klinik pratama BPJS, itu akan merujuk ke rumah sakit tipe C dahulu,” kata dr. Roni.

Ia menambahkan, rujukan baru bisa diteruskan ke RSUP Jayapura apabila kuota pelayanan di rumah sakit tipe C belum terpenuhi atau pasien membutuhkan penanganan spesifik yang lebih tinggi.

“Beberapa contoh rumah sakit tipe C di Kota Jayapura antara lain RS Marthen Indey, RS Bhayangkara, RS Kerom, RS Abepura, RS Dian Harapan, RS Yoari, dan rumah sakit di wilayah Koya,” ujar dr. Roni.

Sementara itu, untuk pasien yang masuk melalui Unit Gawat Darurat (UGD), pelayanan BPJS dapat langsung diberikan jika memenuhi kriteria kegawatdaruratan medis. RSUP Jayapura juga telah menyiapkan berbagai fasilitas intensif terpadu, seperti Intensive Care Unit (ICU), Intensive Cardiology Care Unit (ICCVU) untuk penyakit jantung, Pediatric Intensive Care Unit (PICU) untuk anak, Neonatal Intensive Care Unit (NICU) untuk bayi, hingga Stroke Unit.

Komitmen Ramah Lingkungan melalui Pengolahan Limbah Air

Direktur Perencanaan, Keuangan, dan Layanan Operasional RSUP Jayapura, dr. Antonius Oktavian Ibo Ilambra, menegaskan operasional IPAL di rumah sakit ini tidak mencemari lingkungan kepada para awak media/ Istimewa

Selain perluasan akses layanan medis, RSUP Jayapura juga berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan di sekitar fasilitas rumah sakit. Hal ini dibuktikan melalui optimalisasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) mandiri yang canggih.

Direktur Perencanaan, Keuangan, dan Layanan Operasional RSUP Jayapura, dr. Antonius Oktavian Ibo Ilambra, menegaskan operasional IPAL di rumah sakit ini tidak mencemari lingkungan sekitar karena menerapkan sistem daur ulang (recycle).

“IPAL kami itu tidak dibuang ke lingkungan. Jadi air yang digunakan di rumah sakit ini kami recycle, kami reuse lagi. Kami Gunakan untuk menyiram bunga, juga flushing (menyiram toilet). Jadi air yang di toilet itu flushing-nya dari air hasil recycle tadi,” ungkap dr. Antonius.

Pihak rumah sakit juga secara berkala memantau kualitas air di sekitar lingkungan melalui sumur pantau guna memastikan air hasil olahan tersebut benar-benar aman dan tidak mengganggu ekosistem.

Ke depan, RSUP Jayapura berencana untuk terus meningkatkan fasilitasnya dengan menghadirkan layanan medis tingkat lanjut (advanced), seperti laboratorium kateterisasi jantung (cath lab) serta pusat pelayanan kanker terpadu (onkologi radiasi dan diagnostik). Layanan canggih ini diharapkan dapat memangkas angka rujukan pasien ke luar Pulau Papua. (Rio)