Sekolah Rakyat Jadi Solusi Nyata Putus Rantai Kemiskinan di Papua

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 21/04

JAYAPURA – Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional VI Jayapura, Jhon H. Mampioper, menegaskan komitmen kuat pemerintah melalui Kementerian Sosial dalam menghadirkan program Sekolah Rakyat. Program ini menjadi solusi nyata untuk memutus mata rantai kemiskinan ekstrem di tanah Papua.

Dalam keterangannya di Kantor BBPPKS Regional VI Jayapura pada Selasa (21/4/2026), Mampioper menjelaskan bahwa program ini merupakan mandat langsung pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres). Program ini menjadi bagian krusial dari strategi nasional pengentasan kemiskinan.

“Sekolah Rakyat ini adalah program strategis untuk memutus rantai kemiskinan. Negara hadir memastikan anak-anak dari keluarga miskin tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak,” ujar Mampioper.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Papua:

Konsep dan Fasilitas Sekolah Rakyat

  • Sistem berasrama gratis: Khusus menyasar anak-anak dari keluarga miskin ekstrem
  • Fasilitas lengkap: Seluruh kebutuhan siswa ditanggung negara, mulai dari tempat tinggal, konsumsi, hingga laptop.
  • Kurikulum khusus: Menggabungkan pendidikan formal dengan penguatan karakter dan keterampilan hidup.

Sebaran Wilayah di Papua

  • Kota Jayapura: Jenjang SMA telah beroperasi dengan 100 siswa dari Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.
  • Wilayah lain: Program serupa juga berjalan di Biak, Sarmi, Mimika, dan Merauke dengan integrasi jenjang SD, SMP, hingga SMA.
  • Skala nasional: Telah hadir di lebih dari 165 titik di seluruh Indonesia. [13, 14, 15]

Sistem Seleksi yang Ketat

  • Tanpa pendaftaran umum: Peserta dijaring melalui usulan resmi pemerintah daerah berdasarkan data keluarga miskin terverifikasi.
  • Bebas titipan: Murni untuk masyarakat yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang suku dan asal daerah.

Program Sekolah Rakyat tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan ekosistem penanganan kemiskinan seperti bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Pemerintah juga tengah menyiapkan pembangunan fasilitas permanen di Papua agar program ini lebih berkelanjutan ke depannya. (QB)