Pelabuhan Korido Supiori Diusulkan Untuk Dikembangkan, Papua Bidik Konektivitas Pasifik

tvpapua.com, Jayapura, 17/03
Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan membahas rencana pengembangan Pelabuhan Korido, Kabupaten Supiori sebagai salah satu simpul konektivitas maritim di kawasan Pasifik.
Pembahasan tersebut saat audensi antara Pemerintah Provinsi Papua dan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Korido yang menyampaikan proses pengusulan Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar pengembangan pelabuhan dalam jangka pendek.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Korido, Willem Thobias Fofid mengatakan Pelabuhan Korido saat ini berstatus pelabuhan pengumpan regional yang telah ditetapkan melalui keputusan Gubernur Papua.
“Dalam audiensi ini kami menyampaikan proses pengajuan usulan penyusunan DED atau Detail Engineering Design untuk pengembangan jangka pendek Pelabuhan Korido,” kata Willem di Kota Jayapura, Senin (16/3/2026).
Ia mengatakan, pengembangan yang direncanakan meliputi perpanjangan dermaga, pembangunan area walkway, serta pengembangan fasilitas darat.
“Rencana pengembangan meliputi perpanjangan dermaga dan area walkway, kemudian pembangunan fasilitas darat seperti area komersial, kantin, dan tangga pelabuhan,” katanya.
Menurut dia, pengembangan tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian Perhubungan memperkuat jaringan pelabuhan di Papua agar menjadi simpul pelayanan kapal dan mobilitas masyarakat, terutama di wilayah pesisir.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur Papua yang mendukung pengembangan Pelabuhan Korido. Harapannya penyusunan DED bisa segera selesai sehingga pengembangan pelabuhan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Papua, Mathius Wally mengatakan rencana tersebut sejalan dengan prioritas pembangunan konektivitas yang dicanangkan Gubernur Fakhiri.
Meski demikian, ia mengakui kondisi fiskal pemerintah daerah saat ini cukup terbatas sehingga diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah dan kementerian teknis.
“Kondisi fiskal pemerintah provinsi saat ini tidak dalam kondisi yang baik-baik saja, sehingga dibutuhkan kreativitas dari SKPD teknis dan dukungan kementerian untuk berkolaborasi mewujudkan pembangunan ini,” kata Wally.
Pemerintah menargetkan penyusunan DED pengembangan Pelabuhan Korido dapat selesai paling lambat Juli 2026, sehingga pembangunan fisik dapat dimulai pada tahun berikutnya.
Selain Pelabuhan Korido, pemerintah juga melihat potensi pengembangan sejumlah pelabuhan strategis di Papua karena posisinya yang berhadapan langsung dengan Samudera Pasifik dan negara-negara di kawasan tersebut.
“Papua memiliki banyak pelabuhan strategis karena berbatasan langsung dengan Samudera Pasifik dan negara-negara Pasifik seperti Palau dan wilayah lainnya,” katanya.
Ia menambahkan, salah satu pelabuhan yang juga diproyeksikan untuk dikembangkan adalah Pelabuhan Depapre, Kabupaten Jayapura yang dinilai memiliki posisi strategis untuk mendukung konektivitas Indonesia dengan kawasan Pasifik.
Pemerintah juga membuka peluang pemanfaatan aset daerah di sekitar pelabuhan untuk kegiatan usaha jasa kepelabuhanan, termasuk pengoperasian pelabuhan melalui perusahaan daerah.
“Langkah ini diharapkan dapat mendorong investasi serta meningkatkan peran daerah dalam pengelolaan pelabuhan di Papua,” katanya. (***)
- Mar, 17, 2026
- Author: Bebo
- Categories: Berita
- No Comments.
News
- Persipura Duduki Klasmen Puncak setelah kalahkan PSIS Semarang dengan skor 3-1 19 April 2026
- Bentuk Karakter dan Cari Bibit Muda, Freeport Grassroot Tournament 2026 di Jayapura Resmi di tutup 18 April 2026
- Tim Persipura siap amankan Poin penuh melawan PSIS Semarang 17 April 2026
- Mamberamo Raya Krisis BBM: Tokoh Intelektual, Pemuda, dan Mahasiswa Desak Pemerintah Segera Bertindak 17 April 2026
- Gubernur Fakhiri Bakal Hadirkan Kereta Api di Papua Usai Ketemu Direksi PT KAI 15 April 2026
- Wagub Rumaropen Buka Rakorda Bangga Kencana 2026, Tekankan Percepatan Penurunan Stunting 14 April 2026
- Transformasi Kemendukbangga di Papua: Rakorda 2026 Fokus pada SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045 14 April 2026
- Sinergi TP PKK dan 4 Provinsi di Papua: Rakorda Bangga Kencana 2026 Fokus Cetak Keluarga Sehat Menuju Indonesia Emas 14 April 2026
- Nilai Otsus Bakal Dikembalikan jadi Rp 12,69 Triliun, Gubernur Fakhiri Sampaikan Ini Kepada Presiden Prabowo 14 April 2026
- Bank Indonesia Perkuat Penyediaan Rupiah di Wilayah 3T Papua 13 April 2026
Komentar Terbaru
Arsip
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Oktober 2024
- September 2024
- Agustus 2024
- Juli 2024
- Juni 2024
- Mei 2024
- April 2024
- Maret 2024
- Februari 2024
- Januari 2024
- Desember 2023
- November 2023
- Oktober 2023
- September 2023
- Agustus 2023
- Juli 2023
- Juni 2023
- Mei 2023
- April 2023
- Maret 2023
- Februari 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- November 2022
- Oktober 2022
- September 2022
- Agustus 2022
- Juli 2022
- Juni 2022
- Mei 2022
- April 2022
- Maret 2022
- Februari 2022
- Desember 2021
- November 2021
- Oktober 2021
- Agustus 2021
- Juli 2021
- Juni 2021
- Mei 2021
- April 2021
- Maret 2021
- Februari 2021
- Januari 2021
- Desember 2020
- November 2020
- Oktober 2020
- September 2020
- Agustus 2020
- Juli 2020
- Juni 2020
- Mei 2020
- April 2020
- Maret 2020
- Februari 2020
- Januari 2020
- Desember 2019
- November 2019
- Oktober 2019
- September 2019
- Agustus 2019
- Juli 2019
- Juni 2019
- Mei 2019
- April 2019
- Maret 2019
- Februari 2019
- Januari 2019
- Desember 2018
- November 2018
- Oktober 2018
- September 2018
- Agustus 2018
- Juli 2018
- Juni 2018
- Mei 2018
- April 2018
- Maret 2018
- Februari 2018
- Januari 2018
- Desember 2017
- November 2017
- Oktober 2017
- September 2017
- Agustus 2017
- Juli 2017
- Juni 2017
- Mei 2017
- Februari 2017


Twitter
