Asosiasi Mahasiswa TABI Siap Gelar Kongres IV di Mamberamo Raya, Ayub Wamiau Harap Dukungan Pemprov Papua

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 26/02

JAYAPURA – Asosiasi Mahasiswa TABI (ASMATA) Provinsi Papua bersiap melaksanakan hajatan besar organisasi, yakni Kongres Ke-IV yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum ASMATA Provinsi Papua, Ayub Wamiau, di sela-sela agenda Musda Partai Golkar Kota Jayapura di Grand Tabi Hotel, Entrop, baru-baru ini.

Ayub menjelaskan bahwa penunjukan lokasi kongres merupakan tindak lanjut dari amanat Kongres Ke-III tahun 2020 yang digelar di Puspenka Hawai, Sentani. Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Mamberamo Raya resmi ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan Kongres Ke-IV.

“Sesuai keputusan kongres sebelumnya, tahun 2026 ini kami akan melaksanakan Kongres Ke-IV di Mamberamo Raya. Ini adalah momentum penting untuk reorganisasi karena masa jabatan kepengurusan saat ini telah berakhir,” ujar Ayub.

Wadah Pencetak Pemimpin Papua

Sebagai induk organisasi yang berdiri sejak tahun 2006, ASMATA menaungi mahasiswa dari lima kabupaten dan satu kota di wilayah adat Tabi, meliputi: Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, dan Mamberamo Raya.

Eksistensi organisasi ini terbukti telah melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang kini menduduki posisi strategis di pemerintahan, seperti Robby W. Rumansara (Bupati Mamberamo Raya), Abisay Rollo (Walikota Jayapura), dan Piter Gusbager (Bupati Keerom).

Harapan Dukungan Pemprov dan Hibah Dana

Memasuki periode akhir kepemimpinannya, Ayub Wamiau menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa dan Pemerintah Provinsi Papua. Ia berharap kepengurusan baru nantinya dapat menjadi mitra strategis bagi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua dalam merealisasikan visi-misi di bidang pendidikan.

Namun, Ayub juga memberikan catatan kritis terkait minimnya dukungan finansial selama ini. Ia meminta Pemprov Papua untuk lebih peka terhadap kebutuhan mahasiswa.

“Kami sangat mengapresiasi visi-misi Gubernur yang peduli pada pemuda. Namun, kami berharap ada dukungan nyata berupa hibah program atau hibah dana bagi Mahasiswa TABI di seluruh Indonesia. Selama ini, permintaan kami terkait hal tersebut belum mendapat respon positif,” tegasnya.

Reorganisasi melalui Kongres IV ini diharapkan menjadi titik balik bagi ASMATA untuk lebih solid dalam mengawal pembangunan SDM di Tanah Papua, khususnya di wilayah adat Tabi. (QB)