Realisasi Penukaran Uang SERUNAI 2025 di Papua Melonjak 369 Persen, Tembus Rp34,5 Miliar

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 22/01

JAYAPURA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Papua mencatat lonjakan signifikan dalam realisasi penukaran uang selama periode Natal 2025. Melalui program Semarak Rupiah di Hari Natal Penuh Damai (SERUNAI) 2025, total penukaran uang mencapai Rp34,5 miliar, atau meroket 369% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman, mengungkapkan bahwa program ini telah melayani lebih dari 3.000 warga di berbagai titik layanan. Dari total realisasi tersebut, masyarakat terpantau paling meminati uang pecahan kecil (UPK) nominal Rp5.000 dan Rp10.000.

“SERUNAI 2025 merupakan inisiatif Bank Indonesia untuk menjamin ketersediaan uang Rupiah yang layak edar, khususnya uang pecahan kecil di wilayah yang mayoritas masyarakatnya merayakan Natal,” ujar Faturachman dalam keterangannya.

Program yang berlangsung sejak kick-off di Kantor Gubernur Papua pada 8 Desember hingga 23 Desember 2025 ini, terlaksana berkat sinergi dengan berbagai pihak. BI Papua menggandeng enam rumah ibadah besar, instansi pemerintah seperti Polda Papua dan Mako Kodaral X, hingga fasilitas publik di Bandara Sentani dan Pelabuhan Jayapura.

Untuk memperluas jangkauan, layanan penukaran juga dioptimalkan melalui 7 Kas Titipan yang tersebar di wilayah strategis seperti Biak, Serui, Sorong, Nabire, Timika, Wamena, dan Merauke.

Tak hanya fokus pada pusat kota, BI Papua juga berkomitmen menghadirkan layanan hingga ke pelosok melalui Kas Keliling di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) sepanjang tahun 2025.

Tercatat sebanyak 24 titik pelaksanaan Kas Keliling telah beroperasi, mencakup daerah-daerah seperti Kab. Merauke (Distrik Ilwayab), Kab. Keerom (Arso 2 dan Distrik Senggi), Kab. Boven Digoel (Tanah Merah), Kab. Mamberamo Raya (Kasonaweja), Kab. Mappi (Keppi), Kab. Supiori (Sorendoeri), Kab. Waropen (Pasar Uri Waren), Kab. Paniai (Enarotali dan Distrik Madi), Kab. Deiyai (BPD Papua Deiyai & Distrik Tigi), Kab. Dogiyai (BPD Papua Dogiyai dan Distrik Moanamani), Kab. Yalimo (Elelim), Kab. Mamberamo Tengah (Kobakma), Kab. Asmat (Agats), Kab. Tolikara (Distrik Karubaga), Kab. Pegunungan Bintang (Distrik Oksibil), Kab. Puncak Jaya (Distrik Mulia), serta Kab. Jayapura (Distrik Nimboran, Distrik Demta, Distrik Depapre, dan Distrik Nimbokrang).

“Upaya ini kami lakukan guna memastikan seluruh lapisan masyarakat di Tanah Papua, tanpa terkecuali, mendapatkan akses terhadap uang Rupiah yang berkualitas,” tutup Faturachman. (QB)