Aryoko Rumaropen: Perayaan Natal Pemprov Tahun 2025, Momen Istimewa Gubernur-Wakil Gubernur Papua

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 15/12

Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua menggelar perayaan Natal 2025 bersama TNI/Polri, ASN, BUMN, BUMD dan masyarakat, yang berlangsung di Sasana Krida Kantor Gubernur DoK II Jayapura, Senin (15/12/2025) sore.

Perayaan dimulai dengan ibadah Natal yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita, dengan mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga ”. Dan sub tema “Melalui kehadiran Allah di dalam keluarga, kita wujudkan Transformasi Papua yang Maju dan Harmonis”.

Hadir sebagai pelayan firman dalam ibadah Natal, Ev. Zefanya Yewun dengan pembacaan alkitab yang terambil dalam kitab Ibrani pasal 1 ayat 1-4.

Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen saat membacakan sambutan Gubernur Papua, mengatakan, Perayaan Natal tahun ini memiliki makna yang sangat istimewa karena merupakan Natal bersama pertama setelah menerima amanah memimpin provinsi Papua periode 2025-2030.

“Momentum ini menjadi awal yang penuh harapan untuk melangkah bersama membangun Papua yang lebih maju, adil dan harmonis di tengah dinamika pemerintahan dan tantangan pembangunan yang terus berkembang,” ucap Wagub.

Wagub Papua menguraikan, sesuai tema yang ada, mengingatkan bahwa keluarga adalah fondasi utama dalam pembentukan iman karakter dan kehidupan sosial, sementara isi dari sub tema yakni menegaskan, pembangunan Papua harus dimulai dari penguatan nilai-nilai keluarga.

“Hal ini tentunya sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua dan misi kami sebagai gubernur dan wakil gubernur Papua yaitu “Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis” yang diwujudkan melalui misi Papua Sehat, Papua Cerdas, Papua Produktif,” urainya.

Di tengah sukacita Natal ini Pemprov dan masyarakat Papua menyampaikan, empati dan duka yang mendalam kepada saudara-saudara kita di berbagai daerah di Indonesia yang tertimpa musibah bencana alam.

“Kita berdoa agar Tuhan memberikan kekuatan, penghiburan, serta jalan pemulihan bagi seluruh masyarakat terdampak,”ujarnya.

Di tempat yang sama, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Papua, Yohanes Walilo, yang merupakan Ketua Panitia dalam Ibadah dan Perayaan Natal tersebut mengatakan, pelaksanaan acara ini sebagai bentuk perwujudan toleransi, kebersamaan dan persatuan di Provinsi Papua khususnya dan Tanah Papua secara luas.

“Acara ini dilaksanakan secara luting dan daring, sehingga dapat diikuti oleh masyarakat di seluruh wilayah Papua,” ungkap Walilo.

Acara Perayaan Natal dimeriahkan dengan paduan suara, vocal group, penampilan 100 anak menggunakan alat musik ukulele, dan pujian lainnya. (QB)