Tips Cari_Aman saat Melewati Tanjakan dengan Motor Kopling

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 21/07

Jayapura – Bagi pengendara sepeda motor, menguasai medan jalan menjadi satu hal yang penting. Termasuk saat melewati jalanan yang menanjak. Bagi pengendara motor kopling ada sejumlah yang perlu diperhatikan. 

Instruktur Safety Riding Astra Motor Papua, Dulfi Ade Putra mengatakan motor kopling memiliki sejumlah keunggulan, salah satunya motor kopling lebih mudah digunakan ketika melakukan engine brake atau teknik memperlambat laju kendaraan dengan menurunkan tenaga mesin motor. 

“Pengendara perlu teknik khusus yang bisa diterapkan. Jika tidak, kemungkinan motor mogok akan terjadi,” ujar Putra menjelaskan.

Adapun hal yang perlu diperhatikan pertama adalah pindahkan gigi transmisi.

“Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan mempertahankan kestabilan laju motor,” ucap Putra. 

Hal tersebut menurutnya berguna agar motor dapat dengan mudah melewati tanjakan yang ada di depan mata, jangan menggunakan persneling lebih dari gigi 3, karena semakin tinggi gigi yang digunakan untuk melaku, semakin berat kendaraan untuk menanjak. 

“Biasanya, gigi persneling yang direkomendasikan untuk melibas tanjakan berkisar gigi 2 maupun 3. Namun, jika masih terasa berat, Anda bisa menurunkan gigi hingga ke gigi 1,” jelasnya. 

Kedua yaitu jangan menaikkan gigi saat motor sudah menanjak. 

“Anda mungkin berpikir jika semakin menggunakan gigi tinggi ketika menanjak adalah pilihan yang tepat. Padahal hal ini tidak berlaku,” ujarnya. 

Menaikkan gigi saat motor sudah berada di tengah tanjakan, hal tersebut tidak direkomendasikan, karena hal tersebut bisa membuat kendaraan berat. Alih-alih motor bisa melaju ke atas, malah bisa mogok saat ditengah jalan, alhasil motor bisa tergelincir mundur ke belakang. 

Ketiga, perhatikan teknik pengereman. Hindari menggunakan rem tangan yang berfungsi untuk menghentikan laju ban depan, sebaliknya bisa gunakan rem belakang untuk menghentikan motor saat berada di tengah-tengah tanjakan. Rem belakang berfungsi untuk menahan motor agar tidak berjalan mundur. 

Keempat, jangan mendahului kendaraan lain. Saat melintasi jalanan yang menanjak, terdapat blind spot di ujung tanjakan sehingga pengendara tidak bisa melihat kedatangan kendaraan lain dari arah yang berlawanan. Untuk itu, situasi seperti ini jangan memaksakan diri untuk menyalip kendaraan yang ada di depan, hal tersebut bisa menimbulkan kecelakaan. 

“Untuk itu, sebaiknya Anda bersabar jika memang Anda terpaksa mau mengejar waktu. Pastikan Anda sudah memperhatikan kondisi jalanan, jika kondisinya sepi, maka tidak ada salahnya Anda bisa mendahului. Tentunya tetap perhatikan aspek-aspek lain seperti menekan tombol klakson saat akan menyalip sekaligus menyalakan lampu sein agar pengendara di belakang Anda dapat mengetahuinya,” terangnya.

Kelima atau terakhir, lewati turunan dengan hati-hati. Setelah berhasil melibas tanjakan, sudah pasti harus melintasi turunan. Pada posisi ini, pemotor sudah bisa menggunakan gigi 3 untuk melewati turunan. Bisa menggunakan fitur engine brake agar saat melintasi turunan terasa jauh lebih nyaman dan aman. Sehingga dapat berhasil melewati turunan dengan selamat. 

“Itulah tadi pembahasan mengenai cara jitu melibas tanjakan dengan motor kopling. Dengan memperhatikan seluruh cara-cara di atas, Anda pun bisa lebih berhati-hati sekaligus waspada ketika menghadapi jalanan yang menanjak. Tetap berhati-hati dan Selamat mencoba,” pungkasnya. (QB)