Kapolda Papua Menyayangkan Aksi Sekelompok Warga yang mengakibatkan satu Korban Meninggal Dunia

Kapolda Papua, Paulus Waterpauw, saat di wawancara para awak media/ Istimewa

tvpapua.com, Jayapura, 29/02

JAYAPURA – Kapolda Papua turut prihatin atas meninggalnya seorang pria akibat penganiayaan yang dilakukan sekelompok warga di Distrik Kamu Kabupaten Dogiyai.

Polda Papua telah memerintahkan untuk menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut. Tim telah diturunkan baik itu dari Propam Polda Papua dan dibantu oleh anggota Mapolres Nabire serta Mapolsek Kamu.

“Tim sudah kami turunkan dan kami akan coba klarifikasi dan mencari fakta guna mengatahui apa sesungguhnya yang terjadi dalam kejadian itu”, ujar Waterpauw.

“Saya secara pribadi prihatin terhadap kasus penganiayaan yang menewaskan supir itu. Yang jelas saya dapat informasi korban dicurigai merupakan pelaku tabrak lari terhadap korban yang meninggal, namun ternyata bukan dia sebenarnya, artinya salah sasaran. Dan kami akan tindak para pelaku,” sambungnya.

Kapolda Papua membantah adanya unsur pembiaran yang dilakukan anggota di lapangan. Apa yang dilakukan oleh anggota sudah tepat, jika anggota bertindak seperti apa yang diinginkan oleh masyarakat lainnya seperti apa yang dikomentari di media sosial maka akan terjadi situasi yang semakin sulit untuk dikendalikan.

‘Korban jiwa yang terjadi juga karena situasional. Harus ditekankan bahwa yang seharusnya tidak boleh dilakukan adalah main hakim sendiri yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat tersebut dimana kejadian tersebut sudah ditangani oleh anggota kami dilapangan bukan malah menyalahkan aparat,” katanya.

Diketahui bahwa video yang berdurasi kurang lebih 5 menit beredar di media sosial yang memperlihatkan tindakan kekerasan tidak manusiawi yang dilakukan oleh sekelompok warga.

Dirinya juga menghimbau kepada setiap masyarakat untuk menahan diri dan tidak kembali melakukan provokasi sehingga kejadian ini dapat diselesaikan sesuai hukum yang berlaku. (DK)

%d blogger menyukai ini: