Papua Damai Disepakati di Waropen

Deklarasi Papua Damai di Aula Polres Waropen/ Istimewa

tvpapua.com, Jayapura, 14/09

KAB. WAROPEN – Deklarasi Papua Damai kembali disepakati masyarakat Kabupaten Waoropen, Papua, Jumat (13/09) kemarin. Kesepakatan damai ini dimaksud untuk menjaga stabilitas keamanan, pasca unjuk rasa tolak rasisme yang berujung anarkis di beberapa kota di Papua dan Papua Barat, belum lama ini.

Empat poin dinyatakan dalam deklarasi yang melibatkan Forkopimda, FKUB, serta para tokoh masyarakat di daerah tersebut, antaralain: 1) Menjaga persatuan dan kesatuan di tanah Papua; 2) Hidup berdampingan, rukun, damai, dan penuh kasih sayang; 3) Sepakat tidak terpengaruh isu yang tidak benar; 4) Sepakat menolak separatis dan radikal di tanah Papua.

Wakil Bupati Waropen Hendrik Wonatorei, S.Sos dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Waropen yang tidak terpengaruh oleh berbagai isu pasca merebaknya aksi unjuk rasa tolak rasisme di Surabaya, Papua dan Papua Barat.

“Damai itu mahal sehingga perlu menjaga nasionalisme melalui pendidikan dalam berbangsa dan bernegara. Kabupaten Waropen dapat menjadi contoh cinta damai di Papua. Orang Papua harus mengetahui sejarah, sehingga tidak perlu ada aksi-aksi yang ingin memisahkan diri dari NKRI,” ujar Hendrik seraya mengapresiasi pihak Polri yang menggagas deklarasi damai di Aula Polres Waropen.

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Waropen juga mengapresiasi terlaksananya deklarasi tersebut.

“Saya mengharapkan usai deklarasi damai ini, agar para pendeta dan ustadz dapat menyerukan cinta damai di tempat ibadahnya, mari kita tetap jaga kerukunan beragama yang telah terjalin baik selama ini,” kata Ketua FKUB Kabupaten Waropen Pdt. Otto Satia, S.Th.

Kapolres Waropen AKBP. Supraptono memastikan jika kondisi keamanan di wilayahnya berjalan kondusif. Namun, ia meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak terpengaruh oleh isu yang beredar di media social atas peristiwa yang terjadi di Surabaya.

“Ini merupakan komitmen pimpinan Polri untuk menciptakan situasi yang aman dan damai, agar masyarakat dapat melakukan aktifitasnya seperti biasa dan untuk membangun Papua yang lebih baik. Kami bersama rekan TNI tetap memberi rasa aman bagi masyarakat wilayah kita,” ujarnya. (PT)

%d blogger menyukai ini: