Dari 81 Jenazah Korban Banjir Bandang, 38 Jenazah Telah Teridentifikasi

Penyerahan Surat Kematian dari Kepala Rumah Sakit Bhayangkara, AKBP dr. Heri Budiono (kanan), kepada keluarga korban (kiri)/ MD

tvpapua.com, Jayapura, 19/01

Dari 81 jenazah korban banjir bandang Sentani yang diterima pihak RS.Bhayangkara Polda Papua, sebanyak 38 jenazah korban banjir dinyatakan telah teridentifikasi.

Hal tersebut dikatakan Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara, AKBP dr. Heri Budiono saat memberikan keterangan pers di Kotaraja, Selasa (19/03).

Sementara 43 korban masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI yang terdiri dari enam dokter forensik dari Mabes Polri dan empat dokter dari Polda Papua.

Karumkit dr.Heri mengatakan, pihaknya akan terus melakukan proses identifikasi melalui data primer dan sekunder masing-masing korban yang ditemukan, melalui sidik jari yang kemungkinan sudah terekam di KTP Elektronik, atau pun data sekunder dengan ciri-ciri dan barang yang digunakan korban melalui keterangan yang diterima tim dokter dari pihak keluarga korban.

“Lima orang sementara ini baru berhasil kami identifikasi, masing masing identitas jenazah yakni Esrael Kogoya, Rikardo Repi, Alex kogoya, Boike Tamba Tua Sihombing, dan Yosafat J Ronaldo. Semuanya teridentifikasi melalui sidik jari dan rekam medis,” katanya.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menghimbau kepada masyarakat yang terkena dampak bencana banjir bandang, agar melaporkan ke Posko Penampungan Induk Sentani apabila ada anggota keluarganya yang belum diketemukan. Hal ini untuk membantu Tim Pusat Data dalam memudahkan proses pendataan para korban, selain memastikan jumlah korban yang dinyatakan hilang.

“Ini menjadi kendala bagi tim gabungan termasuk tim data. Kami menghimbau agar masyarakat dapat melaporkannya kepada Tim Gabungan di Pos Induk maupun di lapangan, baik kepada Basarnas, BNPB, TNI/Polri dan Pemerintah,” ujarnya. (MD)

%d blogger menyukai ini: