Januari Sampai Juli 2017, Polsek Jayapura Selatan Tangani 335 Kasus

Kapolsek Jayapura Selatan Kompol Heru Hidayanto/[M.D]

tvpapua.com, Jayapura 19/07

Penangangan kasus kriminalitas yang ditangani Polsek Jayapura selatan, selama satu semester terhitung sejak bulan Januari hingga bulan Juli tahun 2017 mencapai kasus sebanyak 335 perkara, hal ini disampaikan Kapolsek Jayapura Selatan Kompol Heru Hidayanto saat di temui diruang kerjaynya di Mapolsek Jayapura Selatan, Rabu (19/07) siang.

Dirinya menuturkan dalam penanganan kasus kriminalitas pada semester awal sejak Bulan Januari hingga bulan juli 2017, lebih mendominan pada kasus pencurian kendaraan bermotor yang mencapai hingga 164 kasus dibandingkan kasus kriminalitas lainnya seperti kasus panganiayaan hanya 43, pencurian 72, curas 39, pengeroyokan 17, penggerusakan 8, penipuan 6, penggelapan 3, pengancaman 3, kebakaran 2, pencabulan 2, percobaan pencurian 1, perjudain 1, dan penemuan mayat 1.

“ kalau dilihat bisa dipresentasikan kasus curanmor mencapai 85 persen dibandingakan dengan kasus lainnya hanya 15 persen saja,” pungkasnya.

Lebih lanjut dirinya manyampaikan untuk penanganan kasus sejak Januari hingga Juni sendiri pihak Polsek Jayapura selatan baru menyelesaikan berkas perkara hingga P21 sebanyak 22 kasus, sedangkan sisanya masih dalam proses penyidikan.

“ Penanganan perkara kasus yang sudah dilimpahkan ke kejaksaan, dari P21 sebanyak 22 kasus yang terdiri dari kasus penipuan satu kasus, penggelapan satu kasus, pengeroyokan satu kasus, curas lima kasus, curanmor empat kasus, pencurian enam kasus,” tuturnya.

Dirinya pun menambahkan untuk Kasus curanmor yang lebih mendominan bukan hanya di wilayah hukum Polsek Jayapura Selatan melainkan di wilayah hukum Polsek di jajaran Polres Jayapura Kota, sehingga pihaknya saat ini terus melakukan upaya-upaya kepada masyarakat yang bersifat pretif, prementif dan juga penegakan hukum.

“ Ini hampir merata terjadi di wilayah Kota Jayapura terlebih khusus di Polsek jayapura Selatan, Bahkan saya sendiri sudah Gerang dengan kasus ini, kami selalu memberikan selembaran-selembaran himbauan kepada masyarakat, dan laksanakan kegiatan patrol sangat intens di tempat-tempat yang kami data dan petakan,” tuturnya.

lanjut Heru agar bisa memanilisir kasus curanmor yang marak terjadi bahkan menjadi kasus yang menonjol, dirinya berharap adanya kerja sama masyarakat dengan pihak kepolisian.

“ Yang paling penting adalah kembali kepada masyarakat atau individual sendiri bagaimana adanya sikap untuk mencegah, yakni memarkir kendaraan yang betul-betul aman, memakai kunci ganda serta di pasang cctv itulah upaya dalam membantu pihak kepolsian dalam mencegah kasus curanmor, selain itu juga bisa menjadi nilai posistif bagi masyarakat sendiri,” harapnya.

Ia menyampaikan ada sekitar 60 unit motor yang saat ini berada di Mapolsek Jayapura Selatan diduga hasil curanmor, yang terjaring dari razia pihaknya sehingga berharap bagi masyarakat yang merasa kehilangan motor dapat mendatangi Polsek Japsel dengan membawa surat-surat kendaraan tersebut, kemungkinan salah satu dari kendaraan yang ada merupakan kendaraan yang pernah di curi.

“ banyak motor yang kami tahan di Polsek sini, kami juga sudah kroscek di Samsat dan kami juga sudah lakukan upaya untuk mencari pemiliknya, kami juga sudah beberapa kali membuat berita di media untuk menyampaikan kepada pemilik kendaraan yang hilang dapat di cek di Polsek Jayapura selatan maupun Polsek-polsek yang ada di Jayapura bisa langsung juga ke Polres Jayapura Kota di cek siapa tahu salah satu kendaraan tersebut miliknya, dengan membawa surat surat kepemilikan kendaraan, dan juga kami sudah kembalikan beberapa unit motor kepada pemiliknya,” pungkas Heru.[Cholid/M.D]

Post Tagged with

%d blogger menyukai ini: