Gubernur Dominggus Mandacan Resmi Luncurkan PAPEDA, Langkah Strategis Menuju Satu Data Papua Barat

tvpapua.com, Jayapura, 02/10

MANOKWARI – Pemerintah Provinsi Papua Barat membuat terobosan besar dalam tata kelola pemerintahan dengan resmi meluncurkan Portal Data dan Dasbor Eksekutif PAPEDA (Papua Barat Ekosistem Satu Data). Peluncuran yang dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, berlangsung di Gedung PKK Provinsi Papua Barat, Manokwari, pada Kamis (29/10/2026).

Langkah strategis ini diambil guna memperkuat integrasi data daerah demi mendukung perencanaan pembangunan, efisiensi penganggaran, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Melalui ekosistem PAPEDA, pemerintah daerah dapat memantau capaian pembangunan dan mengidentifikasi kesenjangan layanan antarwilayah agar alokasi anggaran tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Gubernur Dominggus Mandacan menegaskan bahwa data yang akurat harus dibarengi dengan pemahaman kondisi riil di lapangan.

“Kebutuhan masyarakat pesisir kepulauan dan pegunungan berbeda, sehingga data membantu kita menganalisis siapa yang belum terlayani dan di mana kesenjangan terjadi. Namun pembacaan data harus disertai pengetahuan lapangan dan dialog dengan masyarakat. Inilah pengambilan keputusan berbasis bukti yang ingin kita perkuat melalui Bappeda,” ujar Dominggus.

Integrasikan Ribuan Dataset dari 41 OPD

Ekosistem PAPEDA ditopang oleh dua platform utama:

  • Portal Data PAPEDA: Berfungsi sebagai pusat integrasi yang menghimpun ribuan dataset dari 41 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
  • Dasbor Eksekutif PAPEDA: Menyediakan visualisasi data strategis bagi pimpinan daerah untuk memantau capaian RPJMD, kondisi fiskal, pemanfaatan dana Otonomi Khusus (Otsus), serta program prioritas periode 2025–2029.

Kehadiran inovasi ini diharapkan mampu mempercepat program unggulan daerah seperti Papua Barat Sehat, Papua Barat Cerdas, dan Papua Barat Produktif. Pemanfaatan data ini juga akan diperluas melalui koordinasi intensif dengan tujuh kabupaten di Papua Barat, yakni Fakfak, Kaimana, Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama.
Inovasi ini juga menjadi wujud nyata implementasi kebijakan Kebijakan Satu Data Indonesia yang mengacu pada Perpres No. 39 Tahun 2019, Permendagri No. 5 Tahun 2024, serta Pergub Papua Barat No. 31 Tahun 2023.

Hasil Kolaborasi Lintas Sektor dan Mitra Internasional

Pengembangan PAPEDA yang berjalan sejak Agustus 2026 ini merupakan buah dari kolaborasi solid antara Diskominfo, Bappeda, BPS, dan seluruh OPD, dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat serta mitra pembangunan internasional.

Apresiasi tinggi datang dari berbagai pihak secara daring, termasuk Plt. Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Kementerian PPN/Bappenas Maliki, serta Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Teguh Setyabudi yang mewakili Wakil Menteri Dalam Negeri. Keduanya kompak menekankan bahwa keselarasan data pusat dan daerah adalah kunci menuju pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Dukungan signifikan juga diberikan oleh Pemerintah Australia melalui program SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar). Konsul Jenderal Australia di Makassar, Sanchi Davis, mengapresiasi kepemimpinan Pemprov Papua Barat dalam mengoptimalkan data terpilah demi pembangunan yang inklusif.

“Saya menyampaikan penghargaan kepada Bappeda, Diskominfo, seluruh OPD penyedia data, dan tim pengembang. Terima kasih juga kepada Kemendagri, Bappenas, BPS serta Pemerintah Australia melalui DFAT dan Program SKALA atas pendampingannya,” ucap Gubernur Dominggus menyampaikan rasa terima kasihnya.

Prosesi peluncuran ditandai secara simbolis lewat pemindaian telapak tangan oleh Gubernur Papua Barat bersama jajaran Forkopimda. Dalam acara tersebut, Kepala Diskominfo Papua Barat Frans Pieter Istia turut menyerahkan Buku Saku Panduan PAPEDA, disusul penyerahan sertifikat hak cipta Portal Data PAPEDA oleh Plt. Kepala BRIDA Papua Barat Charlie D. Heatubun kepada Gubernur.

Masyarakat kini dapat mengakses informasi dan transparansi data ini langsung melalui laman resmi: papeda.papuabaratprov.go.id. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *