Tekan Stunting, Pemkot Jayapura dan Kemendukbangga Papua Gencarkan Program ‘Genting’

tvpapua.com, Jayapura, 06/08
JAYAPURA — Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menggelar Kegiatan Advokasi Program Bangga Kencana bersama Pokja Advokasi di Aula Sian Soor, Kantor Walikota Jayapura, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi pentahelix lintas instansi, BUMN, BUMD, swasta, dan media guna mempercepat penurunan angka stunting di ibu kota Provinsi Papua tersebut.
Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) / Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Sarles Brabar, S.E., M.Si, menjelaskan bahwa pasca-transformasi kelembagaan menjadi kementerian, perluasan program kerja harus semakin mengakar di masyarakat. Pada tahun 2026 ini, program prioritas yang digenjot adalah Gerakan Ayah Asuh Cegah Stunting atau yang dikenal dengan istilah Genting.
“Program Genting ini masuk dalam agenda presiden karena merupakan gerakan swadaya murni yang sudah dirintis sukses sejak tahun 2025. Di tahun kedua berjalan ini, kami mendorong intervensi menyeluruh dari pemerintah daerah dan seluruh komponen pentahelix, termasuk sektor swasta melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR),” ujar Sarles Brabar.
Sarles menambahkan, gerakan bapak/orang tua asuh di Papua saat ini capaiannya telah melebihi 50 persen berkat komitmen para kepala daerah. Berdasarkan data terbaru, angka stunting keseluruhan di wilayah Papua Raya berada di posisi 28%, dengan wilayah tertinggi berada di Mamberamo dan daerah pegunungan. Sementara untuk Kota Jayapura, trennya sudah jauh membaik di kisaran 12%, setelah bertahun-tahun sebelumnya sempat tertahan di angka 20-an%.
Kendati angka stunting di Kota Jayapura secara persentase menurun, tantangan besar justru ada pada rendahnya tingkat kunjungan ke fasilitas kesehatan. Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari, mengungkapkan bahwa persoalan klasik yang dihadapi adalah jumlah bayi dan balita yang datang ke Posyandu baru mencapai 25% dari total target sasaran.
“Berdasarkan data Dinas Kesehatan yang diserahkan ke Satgas, jumlah stunting absolut kita di Kota Jayapura sebanyak 837 anak dari sekitar 6.600-an balita yang datang menimbang. Persoalannya, bagaimana dengan mereka yang tidak datang? Jangan sampai yang tidak ke Posyandu ini yang justru banyak stuntingnya,” kata dr. Ni Nyoman Sri Antari.
Untuk mengantisipasi hal itu, Pemkot Jayapura memperluas keterlibatan pemangku kepentingan, mulai dari kementerian agama, pengurus gereja, masjid, hingga sektor perkantoran guna menggerakkan orang tua agar aktif membawa anaknya ke Posyandu.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas DP3AKB Kota Jayapura, Betty Anthoneta Puy, S.E., M.PA., memaparkan bahwa berdasarkan data elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) per Juli, angka stunting riil yang tercatat di Puskesmas memang menurun menjadi 837 anak dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 936 anak.
Guna menekan angka tersebut, kementerian memberikan target khusus kepada DP3AKB untuk menjaring 181 sasaran yang harus mendapatkan orang tua asuh melalui skema intervensi selama 3 bulan.
“Kami bersyukur, dari target 181 anak, sebanyak 50 anak sudah langsung ditangani oleh Bank BRI melalui dana CSR mereka. Selain pemenuhan gizi, BRI juga membantu membangun 3 unit jamban sehat. Sisa target inilah yang hari ini kita bagikan dan koordinasikan kepada instansi lain serta BUMN/BUMD yang ada di Kota Jayapura,” jelas Betty Puy.
Selain penanganan anak stunting, DP3AKB juga fokus pada sektor pencegahan melalui pendataan Tim Pendamping Keluarga (TPK). Merujuk pada hasil pendataan keluarga teranyar, tercatat ada sebanyak 14.425 Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Kota Jayapura yang wajib didampingi secara mobile melalui intervensi spesifik (nutrisi) maupun sensitif (non-nutrisi seperti sanitasi).
Betty menegaskan, peran media sangat krusial dalam mengedukasi masyarakat agar tidak ada lagi kasus stunting yang terselubung. “Akses ke Posyandu itu wajib ditimbang dan diukur. Tanpa itu, kita akan menghadapi fenomena gunung es di lapangan,” pungkasnya. (QB)
- Agu, 06, 2026
- Author: Mario
- Categories: Berita
- No Comments.
News
- Dekranasda Kota Jayapura Tampilkan Batik Port Numbay dan Noken di Kriyanusa 2026, Tuai Apresiasi Menteri UMKM 30 September 2026
- OJK Papua Dorong Penguatan Ekosistem Keuangan di Kampung Nelayan Merah Putih 30 September 2026
- Kejari Jayapura Gelar Penerangan Hukum di Holtekam, Pemkot Tekankan Pentingnya Program Jaga Desa 30 September 2026
- Bupati Yampit Nawipa Dukung Penuh Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026 28 September 2026
- Pemprov Papua Selatan Luncurkan SIRIOS, GEMAS Ha-Anim dan PASSTI Ha-Anim, Perkuat Pembangunan Berbasis Data Terpilah 28 September 2026
- Cari Pemimpin Kompetitif dan Bebas Pungli, Pemkot Jayapura Gelar Seleksi Terbuka Eselon II Murni Tanpa Titipan 28 September 2026
- Hari Ke-2 Kriyanusa 2026: Megahnya Budaya Papua di Anjungan Jayapura Pikat Ibu Tito Karnavian dan Ibu Evi Celiyanti 28 September 2026
- Sinergi dan Evaluasi Internal Jadi Fokus Utama Letkol Inf. Tommy Yudistyo, Dandim 1701 Jayapura yang Baru 27 September 2026
- Usung Tema Menuju Jayapura Emas, KADIN Kota Jayapura Resmi Dilantik dan Siap Gandeng Pemkot Buka Lahan Investasi Baru 27 September 2026
- Hari Pertama Kriyanusa 2026: Dekranasda Kota Jayapura Optimistis Angkat Karya Perajin Lokal ke Kancah Nasional 26 September 2026
Komentar Terbaru
Arsip
- September 2026
- Agustus 2026
- Juli 2026
- Juni 2026
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Oktober 2024
- September 2024
- Agustus 2024
- Juli 2024
- Juni 2024
- Mei 2024
- April 2024
- Maret 2024
- Februari 2024
- Januari 2024
- Desember 2023
- November 2023
- Oktober 2023
- September 2023
- Agustus 2023
- Juli 2023
- Juni 2023
- Mei 2023
- April 2023
- Maret 2023
- Februari 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- November 2022
- Oktober 2022
- September 2022
- Agustus 2022
- Juli 2022
- Juni 2022
- Mei 2022
- April 2022
- Maret 2022
- Februari 2022
- Desember 2021
- November 2021
- Oktober 2021
- Agustus 2021
- Juli 2021
- Juni 2021
- Mei 2021
- April 2021
- Maret 2021
- Februari 2021
- Januari 2021
- Desember 2020
- November 2020
- Oktober 2020
- September 2020
- Agustus 2020
- Juli 2020
- Juni 2020
- Mei 2020
- April 2020
- Maret 2020
- Februari 2020
- Januari 2020
- Desember 2019
- November 2019
- Oktober 2019
- September 2019
- Agustus 2019
- Juli 2019
- Juni 2019
- Mei 2019
- April 2019
- Maret 2019
- Februari 2019
- Januari 2019
- Desember 2018
- November 2018
- Oktober 2018
- September 2018
- Agustus 2018
- Juli 2018
- Juni 2018
- Mei 2018
- April 2018
- Maret 2018
- Februari 2018
- Januari 2018
- Desember 2017
- November 2017
- Oktober 2017
- September 2017
- Agustus 2017
- Juli 2017
- Juni 2017
- Mei 2017
- Februari 2017


Twitter
