Penilaian Akreditasi RSUD Jayapura Akan Dilakukan Selama 5 Hari

Tim Surveyor dari KARS bersama Plt Direktur RSUD Jayapura, drg. Aloysius GIYAI, M.Kes/ Istimewa

tvpapua.com, Jayapura, 18/12

JAYAPURA — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura akan mengikuti akreditasi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi I dengan 17 kelompok kerja (Pokja) oleh Tim Surveyor dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), yang telah dimulai sejak, Senin (16/12), hingga Jumat nanti (20/12).

Tim Surveyor dari KARS terdiri atas 7 orang dipimpin Dr. Tb. Firmansyah B. Rifai, SpA.MARS beranggotakan Dr. IA Chandranita Mauba, SpOG(K).MM, Dr. Bandriyo Sudarsono, MKKK, Drg. Wahidan Budimansyah, M.Kes, Ns. Hendria Putra, M.Kep.KMB, dan Siti Rochmini, Kp.M.Kes. Mereka telah tiba di Jayapura sejak, Minggu (15/12) dan telah melakukan survei mulai Senin kemarin

Plt. Direktur RSUD Jayapura drg. Aloysius GIYAI, M.Kes mengatakan akreditasi SNARS edisi I bagi rumah sakit yang dibangun JP Later pada tahun 1956 ini memiliki SDM yang cukup dan peralatan kedokteran yang lengkap dan memadai. Hanya yang menjadi kendala adalah sistem pelayanan kesehatan yang berdampak pada kurangnya mutu layanan, lingkungan yang buruk dan mental kerja para petugas medis.

“Ini akreditasi versi SNARS Edisi I terlengkap. Kalau akreditasi versi 12 tidak ada Program Nasional atau Prognas tidak ada IPKP atau Integrasi Pendidikan Kesehatan dalam Pelayanan. Ini kita ada 17 pokja yang diuji,” katanya.

Ketua Tim Surveyor Dr. Tb. Firmansyah B. Rifai, SpA.MARS mengatakan RSUD Jayapura dibangun dengan tujuan untuk melayani dan menyelamatkan pasien yang sakit. Oleh karena itu, akreditasi yang dilakukan penting untuk menunjang peningkatan kualitas pelayanan.

“harusnya RSUD Jayapura bisa mengoptimalkan pelayanan dengan kualitas yang baik karena Rumah Sakit ini menjadi faskes rujukan tertinggi di Provinsi Papua dan Papua Barat,” ujarnya. (QB)

%d blogger menyukai ini: