Kawal Reses di Jayapura, Senator Lalita Salurkan Sisa Bantuan Beras Bulog 1,5 Ton untuk Warga Kurang Mampu

tvpapua.com, Jayapura, 21/07
JAYAPURA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Papua, Lalita, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja reses ke Kantor Wilayah (Kanwil) Bulog Papua di Jayapura, Selasa (21/07).
Kunjungan Senator dengan nomor anggota B-132 ini bertujuan memastikan kelancaran distribusi sekaligus menyalurkan sisa kuota jatah beras reguler dari pusat sebesar 1,5 ton (300 koli) untuk masyarakat kurang mampu.
Sebelumnya, Senator Lalita telah membagikan 1,6 ton beras ke wilayah Biak Numfor dan Supiori. Penyaluran ini menggenapi total kuota reguler bantuan Bulog Pusat sebesar 3,1 ton beras yang dialokasikan bagi setiap anggota dewan untuk kegiatan reses.
“Siang ini kami berkolaborasi dengan Bulog Papua untuk mengambil sisa jatah reses sebesar 1,5 ton. Beras ini akan kami bagikan secara merata kepada konstituen di Jayapura, termasuk area Angkasa, Blok 9, hingga Kabupaten Sarmi,” ujar Senator Lalita.
Kawal Pengawasan dan Bantu Warga Kurang Mampu
Sebagai anggota Komite II dan BULD DPD RI, Lalita menegaskan fungsi utamanya adalah melakukan pengawasan langsung di lapangan. Pengawasan dilakukan mulai dari meninjau gudang komoditas hingga memantau fluktuasi harga pangan akibat dampak kenaikan harga BBM.

“Kami memastikan bantuan ini benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan. Data penerima kami kawal ketat agar tepat sasaran,” tambahnya.
Dalam kesempatan ini, Lalita juga meluruskan spekulasi kelangkaan beras di pasar. Ia menegaskan bahwa pihak Bulog tidak menahan pasokan, melainkan ada oknum pengusaha tertentu yang sengaja menimbun barang sehingga memicu lonjakan harga.
Pimpinan Kanwil Bulog Papua, Ahmad Mustari, membenarkan distribusi jatah beras reguler tersebut. Ia menekankan bahwa beras ini merupakan alokasi resmi dari kantor pusat untuk mendukung kegiatan reses parlementer, bukan program bantuan pangan gratis dari pemerintah.
“Bulog bertindak sebagai penyedia komoditi berdasarkan arahan pusat untuk menyerahkan total 3,1 ton beras. Distribusinya dibagi dua: 1,6 ton sudah disalurkan di Biak, dan hari ini 1,5 ton siap diserahkan melalui tim Senator Lalita untuk wilayah Jayapura,” jelas Ahmad Mustari.
Perjuangkan Pendidikan dan Kesehatan
Selain pangan, Senator Lalita memanfaatkan momen reses untuk mendorong kemandirian jangka panjang Papua lewat program bantuan bibit jagung dan pohon dari kementerian terkait. Ia juga berkomitmen mengawal kesejahteraan mendasar warga Papua.

“Papua ini kaya, tidak boleh ada lagi masyarakat yang tidak makan. Fokus utama saya adalah pendidikan dan kesehatan. Saat ini saya pribadi membiayai 10 anak didik kurang mampu, dan berharap ke depan pemerintah bisa menggratiskan fasilitas kesehatan serta pendidikan seutuhnya,” pungkas Lalita. (QB)
- Jul, 21, 2026
- Author: Mario
- Categories: Berita
- No Comments.
News
- Kendalikan Inflasi Daerah, BI Papua dan TPID Gelar High Level Meeting serta Capacity Building di Wamena 2 September 2026
- Apresiasi Gebyar HKJSM Papua, Rustan Saru Ajak Warga Perantau Bergandeng Tangan Jaga Kedamaian 1 September 2026
- Kolaborasi Merawat Kebinekaan, HKJSM Gelar Gebyar Kemerdekaan RI ke-81 dan Maulid Nabi di Jayapura 1 September 2026
- Area Kompleks Olahraga Stadion Mandala Jadi Tempat Pengungsian, Pemkot Jayapura Fokus Evakuasi dan Pendataan Korban Kebakaran 1 September 2026
- Wakil Wali Kota Jayapura Tindak Tegas Kasus Perundungan di SMAN 4, Pelaku Dikeluarkan dari Sekolah 1 September 2026
- Kebakaran Hebat Landa Kampung Nelayan Dok V Bawah, Polresta Kerahkan AWC Bantu Padamkan Kobaran Api 1 September 2026
- Songsong Pemilu 2029, Perindo Gelar Workshop Bedah Dapil dan Verifikasi Parpol di Papua 31 Agustus 2026
- Ubah Manajemen hingga Gaet Alexsandro, Persipura Tatap Musim Baru dengan Target Promosi 31 Agustus 2026
- Tatap Musim 2026/2027, Persipura Jayapura Resmi Peluncurkan Skuad, Jersey, dan Manajer Baru 31 Agustus 2026
- Perdana, KKW Kota Jayapura Sukses Gelar Peringatan Maulid Nabi 1448 H 30 Agustus 2026
Komentar Terbaru
Arsip
- September 2026
- Agustus 2026
- Juli 2026
- Juni 2026
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Oktober 2024
- September 2024
- Agustus 2024
- Juli 2024
- Juni 2024
- Mei 2024
- April 2024
- Maret 2024
- Februari 2024
- Januari 2024
- Desember 2023
- November 2023
- Oktober 2023
- September 2023
- Agustus 2023
- Juli 2023
- Juni 2023
- Mei 2023
- April 2023
- Maret 2023
- Februari 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- November 2022
- Oktober 2022
- September 2022
- Agustus 2022
- Juli 2022
- Juni 2022
- Mei 2022
- April 2022
- Maret 2022
- Februari 2022
- Desember 2021
- November 2021
- Oktober 2021
- Agustus 2021
- Juli 2021
- Juni 2021
- Mei 2021
- April 2021
- Maret 2021
- Februari 2021
- Januari 2021
- Desember 2020
- November 2020
- Oktober 2020
- September 2020
- Agustus 2020
- Juli 2020
- Juni 2020
- Mei 2020
- April 2020
- Maret 2020
- Februari 2020
- Januari 2020
- Desember 2019
- November 2019
- Oktober 2019
- September 2019
- Agustus 2019
- Juli 2019
- Juni 2019
- Mei 2019
- April 2019
- Maret 2019
- Februari 2019
- Januari 2019
- Desember 2018
- November 2018
- Oktober 2018
- September 2018
- Agustus 2018
- Juli 2018
- Juni 2018
- Mei 2018
- April 2018
- Maret 2018
- Februari 2018
- Januari 2018
- Desember 2017
- November 2017
- Oktober 2017
- September 2017
- Agustus 2017
- Juli 2017
- Juni 2017
- Mei 2017
- Februari 2017


Twitter
