Gelar Musda VII, Golkar Kota Jayapura Siap Sinkronkan Program dengan Pemerintah Kota

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 21/02

JAYAPURA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Jayapura resmi menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) VII sebagai agenda konsolidasi organisasi tertinggi untuk menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan periode lima tahun ke depan.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kota Jayapura, Isak, menjelaskan bahwa Musda VII ini bukan sekadar rutinitas organisasi sesuai AD/ART, melainkan momentum evaluasi dan penyusunan strategi masa depan. Salah satu poin krusial yang diusung dalam forum ini adalah penyelarasan visi partai dengan arah pembangunan daerah.

“Partai Golkar selalu bersama pemerintah. Visi dan misi Wali Kota harus disinergikan dan menjadi bagian dari produk Musda ini agar peran Golkar dalam pemerintahan di Kota Jayapura semakin solid,” ujar Isak di Jayapura.

Calon Tunggal dan Konsolidasi Internal

Terkait bursa kepemimpinan, panitia telah membuka pendaftaran secara terbuka. Namun, hingga menjelang pelaksanaan forum, baru satu nama yang mencuat sebagai calon kuat, yakni Abisai Rollo.

Sekretaris DPD Partai Golkar Papua, Max Krey, mengonfirmasi bahwa Abisai Rollo telah mengembalikan formulir pendaftaran dan memenuhi syarat dukungan minimal 30 persen dari pemilik suara.

“Beliau adalah salah satu kader terbaik yang memiliki kapasitas dan pengalaman memimpin. Namun, secara organisasi, Golkar tetap terbuka jika ada kader lain yang ingin mendaftar sebelum pengesahan di sidang paripurna,” kata Max Krey.

Fokus pada Kesejahteraan Rakyat

Di sisi lain, Abisai Rollo selaku calon ketua menyampaikan harapannya agar Musda VII menjadi wadah demokrasi yang sehat bagi internal partai. Ia menekankan bahwa tujuan akhir dari politik adalah pengabdian kepada masyarakat.

“Politik itu penting, tetapi yang lebih utama adalah kesejahteraan masyarakat. Saya mengajak seluruh partai politik di Kota Jayapura untuk terus bergandengan tangan dan berkolaborasi demi pembangunan kota ini,” pesan Abisai.

Musda VII ini diharapkan menghasilkan jajaran pengurus baru dan program kerja taktis yang mampu menjawab tantangan dinamika politik di ibu kota Provinsi Papua tersebut selama lima tahun mendatang. (QB)