Gubernur Papua Matius D. Fakhiri Umumkan Lima Pilar Utama Pembangunan “Papua Cerah”

Spread the love

​tvpapua.com, Jayapura, 31/10

Jayapura – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, S.I.K., M.H., menyampaikan lima pilar utama percepatan pembangunan di Provinsi Papua dalam acara Pisah Sambut/Pesta Rakyat yang digelar di halaman kantor Gubernur Papua.

Acara ini diselenggarakan sebagai ibadah syukur dan perayaan atas pelantikan Gubernur Papua Matius D Fakhiri bersama Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen pada 8 Oktober 2025.

Gubernur Matius D. Fakhiri menyatakan bahwa ia dan Wakil Gubernur tidak ingin menunggu dan langsung bergerak cepat sejak dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

​”Rakyat menanti kerja, bukan janji,” kata Gubernur Matius D. Fakhiri langsung dari sambutannya.

Langkah awal ini telah diwujudkan melalui koordinasi langsung dengan para Menteri terkait, termasuk Menteri PUPR untuk membahas percepatan pembangunan jalan strategis, jembatan, air bersih, dan perumahan rakyat. Selain itu, koordinasi dengan Menteri ESDM berfokus pada pemerataan energi dan listrik untuk mewujudkan “Papua Terang”.

“Rakyat berhak mendapatkan akses infrastruktur seperti daerah lain di Indonesia. Sebab jalan bukan hanya menghubungkan kampung dan kota, tapi menghubungkan harapan rakyat dengan masa depan,” ujar Gubernur Fakhiri.

Lima pilar utama pembangunan yang menjadi akselerasi Visi Misi “Papua Cerah” tersebut adalah:

SDM Unggul dan Pendidikan: Peningkatan beasiswa, sekolah vokasi, dan digitalisasi pendidikan.

Kesehatan untuk Semua: Penguatan layanan kesehatan pelosok dan pulau dengan sistem telemedicine hingga rumah sakit terapung, serta menjadikan RS Jayapura dan Biak sebagai rujukan.

​Ekonomi Kerakyatan: Pengembangan pertanian, perikanan, koperasi, dan UMKM berbasis digital, menjadikan rakyat Papua sebagai pelaku utama pembangunan.

Infrastruktur dan Konektivitas: Pembangunan jalan, jembatan, pelabuhan, dan jaringan digital secara terintegrasi untuk menurunkan biaya hidup dan meningkatkan mobilitas.

Pemerintahan yang Bersih dan Terbuka: Melanjutkan tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel. (Rio)