Bara JP Ungkap Alasan Jokowi Gencar Safari ke Daerah: Penuhi Undangan Warga hingga Dampingi PSI

tvpapua.com, Jayapura, 03/08
JAYAPURA – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP), Willem Frans Ansanay, membeberkan alasan di balik intensnya safari politik dan kunjungan daerah yang dilakukan oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), belakangan ini.
Menurut WFA sapaan akrabnya, pergerakan Jokowi ke berbagai wilayah di Indonesia didorong oleh dua agenda utama yakni memenuhi kerinduan masyarakat dan mendampingi putra bungsunya, Kaesang Pangarep, dalam membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
“Kita harus tahu bahwa satu atau dua tahun lalu dalam deklarasi PSI, beliau menyampaikan akan membesarkan partai itu. Nah, karena itu beliau konsentrasi untuk mendampingi putranya, Kaesang, dalam rangka mensosialisasikan PSI,” ujar Frans saat ditemui awak media di Jayapura, Senin (3/8/26).
Meski beberapa agenda kunjungan diinisiasi oleh PSI, Frans menegaskan bahwa antusiasme yang hadir di lapangan murni datang dari masyarakat luas. Sebagai pemimpin yang menjabat selama satu dekade (2014–2024), Jokowi dinilai memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan warga di berbagai pelosok daerah.
Ia mencontohkan kunjungan terbaru Jokowi ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Walau agenda utamanya bersama PSI, masyarakat umum dan tokoh adat tetap berbondong-bondong menyambutnya. Bahkan, delapan raja di NTT secara khusus menobatkan Jokowi sebagai raja sebagai bentuk penghormatan dari masyarakat setempat.
“Pak Jokowi ke seluruh Indonesia untuk menerima undangan. Undangan untuk mendatangi dan berjumpa dengan tokoh-tokoh masyarakat, baik atas undangan warga, PSI, tokoh cendekiawan, intelektual, maupun organisasi lain. Beliau pernah menjadi kepala negara dan punya sahabat serta komunikasi di setiap daerah,” jelasnya.
Frans juga meluruskan keterlibatan Bara JP dalam mendampingi safari tersebut. Ia mengingatkan bahwa Bara JP (sebelumnya bernama Barisan Relawan Jokowi Presiden) merupakan basis relawan yang sudah berjuang sejak 2014, bahkan usianya lebih tua dibanding PSI. Keterlibatan Bara JP dalam mengawal kunjungan ini murni menempatkan Jokowi dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pembina Utama organisasi tersebut. Frans juga mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Jokowi mengenai dinamika politik di internal relawan.
“Saya menyampaikan kepada beliau bahwa di Ormas Bara JP ini ada relawan yang memang sudah bergerak di partai politik, dan ada juga yang belum berada di wilayah partai politik,” tambah Frans.
Di samping perannya di tingkat nasional memimpin organ relawan, Willem Frans Ansanay sendiri secara aktif merupakan kader senior dan tokoh politik Golkar yang berbasis di Tanah Papua. Pada pemilu legislatif 2024 lalu, beliau dicalonkan oleh Partai Golkar sebagai Caleg DPR RI Dapil Provinsi Papua.
Di sisi lain, Frans mengajak masyarakat tidak melupakan warisan besar yang ditinggalkan Jokowi selama memimpin Indonesia. Melalui program Nawacita, Jokowi berhasil memutus tren pembangunan yang bersifat Jawa-sentris menjadi Indonesia-sentris dengan membangun dari pinggiran.
“Beliau hampir dikenal sebagai bapak infrastruktur. Ia berhasil membangun tol darat, tol laut, dan membuka jalur tol udara supaya daerah tersulit bisa terjangkau. Daerah terbelakang tidak lagi dibiarkan menonton pembangunan,” pungkas Frans. (QB)
- Agu, 03, 2026
- Author: Bebo
- Categories: Berita
- No Comments.
News
- Kampung Holtekamp Raih Juara 1 Se-Kota Jayapura pada HUT RI ke-81, Plt Kepala Kampung: Ini Awal Perubahan 17 Agustus 2026
- Pertamina Salurkan Bantuan Gempa Flores dan Gelar Upacara HUT ke-81 RI 17 Agustus 2026
- Momentum HUT ke-81 RI, H. Jaya Kusuma Ajak Warga dan Pemuda Kawal Pembangunan Papua 17 Agustus 2026
- Wali Kota Abisai Rollo Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Jayapura: Rayakan Keberagaman dan Hargai Jasa Veteran 17 Agustus 2026
- Lomba Domino, Barisan Merah Putih Papua Meriahkan HUT RI ke-81 di Jayapura 16 Agustus 2026
- Yan Mandenas Raih Gelar Doktor Hukum Unpad, Tawarkan Konsep Baru untuk Otsus Papua 16 Agustus 2026
- Pemkot Jayapura Kukuhkan Tim Paskibraka HUT ke-81 RI 16 Agustus 2026
- Semarakkan HUT RI ke-81, Wali Kota Jayapura Imbau Masyarakat dan ASN Berpartisipasi Aktif 16 Agustus 2026
- Aksi Unjuk Rasa di Kota Jayapura Sempat Ricuh, 7 Personel Dirawat Inap, Situasi Kembali Kondusif 15 Agustus 2026
- Sambut HUT RI ke-81, Pemuda Adat Jayapura Gelar Festival Budaya dan Pawai Damai Merah Putih 15 Agustus 2026
Komentar Terbaru
Arsip
- Agustus 2026
- Juli 2026
- Juni 2026
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Oktober 2024
- September 2024
- Agustus 2024
- Juli 2024
- Juni 2024
- Mei 2024
- April 2024
- Maret 2024
- Februari 2024
- Januari 2024
- Desember 2023
- November 2023
- Oktober 2023
- September 2023
- Agustus 2023
- Juli 2023
- Juni 2023
- Mei 2023
- April 2023
- Maret 2023
- Februari 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- November 2022
- Oktober 2022
- September 2022
- Agustus 2022
- Juli 2022
- Juni 2022
- Mei 2022
- April 2022
- Maret 2022
- Februari 2022
- Desember 2021
- November 2021
- Oktober 2021
- Agustus 2021
- Juli 2021
- Juni 2021
- Mei 2021
- April 2021
- Maret 2021
- Februari 2021
- Januari 2021
- Desember 2020
- November 2020
- Oktober 2020
- September 2020
- Agustus 2020
- Juli 2020
- Juni 2020
- Mei 2020
- April 2020
- Maret 2020
- Februari 2020
- Januari 2020
- Desember 2019
- November 2019
- Oktober 2019
- September 2019
- Agustus 2019
- Juli 2019
- Juni 2019
- Mei 2019
- April 2019
- Maret 2019
- Februari 2019
- Januari 2019
- Desember 2018
- November 2018
- Oktober 2018
- September 2018
- Agustus 2018
- Juli 2018
- Juni 2018
- Mei 2018
- April 2018
- Maret 2018
- Februari 2018
- Januari 2018
- Desember 2017
- November 2017
- Oktober 2017
- September 2017
- Agustus 2017
- Juli 2017
- Juni 2017
- Mei 2017
- Februari 2017


Twitter
