Buka Musda Perpamsi Papua, Rustan Saru Tegaskan Air Ujung Tombak Kehidupan di ‘Miniatur Indonesia

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 01/08

JAYAPURA – Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum Daerah (Musda) sekaligus Pelantikan Pengurus Daerah Perpamsi di Tanah Papua Periode 2026-2030 resmi dibuka di Hotel Ultima Entrop, Jayapura, Sabtu (1/8/2026). Acara strategis ini mengusung tema “Transformasi Layanan Air Minum dalam Menjaga Keberlanjutan Kehidupan dan Masa Depan BUMD Air Minum di Tanah Papua”.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M., menyambut hangat kehadiran Drs. H.A. Teddy Setiabudi, M.T., beserta jajaran pengurus pusat dan daerah Perpamsi. Rustan menggambarkan Papua, khususnya Kota Jayapura, sebagai potret asli kerukunan bangsa.

“Papua ini sering kita bilang miniaturnya Indonesia. Semua suku se-tanah air ada di sini. Kalau kita di Jawa atau Jakarta keluar rumah mungkin butuh waktu berjam-jam untuk bertemu suku yang sama, di sini keluar rumah langsung ketemu warga asal Jawa, Sulawesi, Makassar, Bugis, hingga Toraja. Begitu lengkap dan indah toleransi lintas agama di kota ini,” ujar Rustan Saru.

Ia juga mengagumi kekayaan alam bumi Cenderawasih yang diibaratkan sebagai surga kecil yang jatuh ke bumi.

“Di sini bukan hanya ada laut, daratan, teluk, danau, dan gunung, tetapi juga ada gunung es. Papua betul-betul sempurna dan Tuhan memberikannya untuk kita semua,” tambahnya.

Rustan mengingatkan seluruh jajaran BUMD Air Minum mengenai tanggung jawab besar yang mereka emban dalam menyediakan kebutuhan dasar masyarakat.

  • Sumber Kehidupan: Air adalah elemen mutlak tanpa alternatif yang menentukan keberlanjutan hidup manusia.
  • Ujung Tombak: PT Air Minum Jayapura dan seluruh BUMD di Papua Raya wajib menjamin distribusi air bersih ke masyarakat.
  • Momentum Pembenahan: Forum Perpamsi ini harus dimanfaatkan sebagai titik balik peningkatan kualitas layanan secara nyata.

Meski kaya akan sumber daya alam, Rustan tidak menampik bahwa manajemen operasional di lapangan masih menghadapi ujian berat. Merujuk pada laporan dari Dirut PT Air Minum Jayapura dan Ketua Perpamsi, ia memetakan lima tantangan utama yang harus segera diselesaikan melalui langkah transformasi:

  • Geografis Wilayah: Jarak antar pemukiman warga sangat jauh dan terpisah-pisah.
  • Pertumbuhan Penduduk: Jumlah populasi yang terus bertambah pesat setiap waktu.
  • Keterbatasan Infrastruktur: Kemampuan sarana fisik pengolahan air yang masih sangat terbatas.
  • Kualitas SDM: Kapasitas dan kompetensi internal sumber daya manusia yang masih jauh dari harapan.
  • Tata Kelola Keuangan: Manajemen finansial internal perusahaan yang masih perlu dibenahi.

Menutup arahannya, Rustan menyampaikan apresiasi tinggi kepada pengurus pusat Perpamsi yang datang jauh dari Jakarta untuk memberikan bimbingan teknis, motivasi, dan dukungan nyata. Kehadiran mereka diharapkan mampu mendorong seluruh perusahaan daerah air minum di Tanah Papua sukses melakukan transformasi total demi masa depan yang lebih baik. (QB)