Musda VI KNPI Kota Jayapura Digelar, Max Karubaba Minta Pemuda Kedepankan Intelektualitas

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 14/03

JAYAPURA – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Jayapura resmi menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI yang bertempat di salah satu hotel di kawasan Kotaraja, Sabtu (14/3/2026).

Wakil Ketua DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, yang hadir langsung dalam bursa pesta demokrasi pemuda tersebut, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus Karateker KNPI Kota Jayapura. Menurutnya, pelaksanaan Musda ini merupakan momen yang telah dinantikan cukup lama oleh seluruh elemen pemuda di Kota Jayapura.

“Kami memberikan apresiasi atas kerja-kerja Karateker dalam mempersiapkan Musda ke-6 ini. Kita sudah menunggu cukup lama hingga akhirnya hari ini bisa terlaksana,” ujar Max Karubaba di sela-sela kegiatan.

Max berharap seluruh proses Musda, mulai dari pembukaan hingga pleno penetapan ketua baru, dapat berjalan dengan lancar dan kondusif. Ia menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi di tengah dinamika persaingan yang mungkin terjadi selama persidangan.

“Harapan saya, Musda ini melahirkan kepemimpinan KNPI yang baru dengan proses yang baik. Dinamika itu pasti ada, namun sebagai kaum intelektual, kita tahu ada batasan-batasan yang harus dijaga agar tidak tercipta kondisi yang tidak kita harapkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Jayapura ini meminta pihak panitia, baik Steering Committee (SC) maupun Organizing Committee (OC), untuk bekerja profesional dalam mengakomodir seluruh Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

“Kami mengharapkan panitia dan Karateker dapat merangkul semua dengan baik. Seluruh OKP, baik dari kelompok Cipayung, OKP nasional, hingga OKP daerah yang sudah terdaftar sebagai peserta, diharapkan dapat mengikuti jalannya Musda dengan tertib demi hasil yang maksimal bagi masa depan pemuda di Kota Jayapura,” tutup Max.

Musda VI ini menjadi agenda krusial bagi regenerasi kepemimpinan pemuda di ibu kota Provinsi Papua, guna memastikan peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah ke depan. (QB)