RUPS PT Air Minum Jayapura: Laba Meningkat, Pemkot dan Pemkab Dorong Perluasan Layanan

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 12/03

JAYAPURA – PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2025 di salah satu hotel di Jayapura, Kamis (12/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten Jayapura memberikan apresiasi atas peningkatan kinerja perusahaan sekaligus memberikan sejumlah catatan strategis untuk pelayanan ke depan.

Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, SH., MH; Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM; Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H.; serta Plt. Sekda Kabupaten Jayapura, Dr. Hana S Hikoyabi, S.Pd., M.KP.

Laporan Kinerja Diterima Baik

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menyatakan bahwa pemegang saham telah menerima laporan pertanggungjawaban direksi untuk tahun operasional 2025. Meski memberikan lampu hijau, ia menekankan bahwa air bersih adalah kebutuhan dasar yang ketersediaannya harus terus dijamin.

“Semua laporan dari direktur sudah disampaikan dan kami menerima laporan tersebut dengan baik. Namun, pelayanan harus terus ditingkatkan agar menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujar Abisai.

Ia juga menyoroti tantangan lingkungan, seperti kerusakan hutan yang berdampak pada debit sumber air, serta mengimbau pelanggan untuk disiplin membayar tagihan.

“Kesadaran masyarakat membayar tagihan sangat penting untuk operasional perusahaan,” tambahnya.

Peningkatan Laba dan Pembagian Dividen

Direktur Utama PT Air Minum Jayapura, Dr. H. Entis Sutisna, memaparkan bahwa perusahaan mencatat tren positif pada tahun 2025 dengan raihan laba sebesar Rp2,8 miliar, naik dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,6 miliar.

“Setelah dipotong pajak, laba bersih mencapai Rp2,6 miliar. Sesuai regulasi, 50 persen dari laba bersih tersebut akan disetorkan sebagai dividen kepada Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten Jayapura sesuai proporsi saham masing-masing,” jelas Entis.

Fokus 2026: Efisiensi dan Inovasi

Meskipun mencetak laba, manajemen mendapatkan mandat untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan rumah (PR), di antaranya:

  1. Menekan tingkat kebocoran air (storing).
  2. Meningkatkan efektivitas penagihan yang saat ini baru mencapai 65 persen.
  3. Mengurangi piutang rekening air.
  4. Memperluas jaringan ke wilayah yang belum terjangkau.

Terkait biaya layanan, Entis memastikan tidak ada kenaikan tarif air bagi pelanggan di tahun 2026. “Kami belum merencanakan kenaikan tarif tahun ini. Fokus kami adalah efisiensi operasional dan pengembangan usaha, termasuk memacu produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Robongholo sebagai sumber pendapatan baru,” pungkasnya.

Dukungan serupa datang dari Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, yang mendorong penggunaan produk AMDK Robongholo di lingkungan instansi Pemerintah Kabupaten Jayapura sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal daerah. (QB)