Warga Ring 1 FT Tobelo Terima Bantuan Kontainer dari Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku

Spread the love

tvpapua.com, Jayapura, 21/02

Jayapura – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melalui Fuel Terminal Tobelo baru saja memberikan bantuan berupa Kontainer Sampah kepada warga Ring 1 FT Tobelo.

Fuel Terminal Manager FT Tobelo Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Evon Suluh bersama Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Utara serta Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Drs. Nelson Sahetapy S.Tp M,H selaku perwakilan Bupati Halmahera Utara menandatangani berita acara penyerahan Kontainer Sampah tersebut pada Selasa (20/02/2024) yang disaksikan secara langsung oleh warga Tobelo.

Nantinya, Kontainer Sampah yang diberikan akan ditempatkan di Desa Kupa-Kupa, Kecamatan Tobelo Selatan, Kota Tobelo.

Fuel Terminal Manager FT Tobelo, Evon Suluh, mengungkapkan bahwa pemberian bantuan Kontainer Sampah merupakan Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Pertamina. Khususnya dalam pengelolaan sampah agar lebih tertata di wilayah Ring 1 Fuel Terminal Tobelo.

“Hal ini menjadi sebuah bentuk kepedulian yang bisa kami berikan, dan diharapkan bantuan ini agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Evon.

Lanjut Evon, Pemberian bantuan Kontainer Sampah dapat menjawab persoalan kebersihan yang dihadapi di Desa Kupa-Kupa, Tobelo. “Kalau bisa Kontainer Sampah ini nantinya ditempatkan di titik-titik yang strategis agar masyarakat yang selama ini kesulitan membuang sampah, jadi punya akses yang mudah membuang sampah,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Edi Mangun mengajak masyarakat sekitar untuk dapat menciptakan situasi lingkungan yang bersih dan kondusif.

“Tentu kita ketahui bersama, bahwa pengelolaan sampah yang kurang baik dapat memberikan dampak buruk bagi lingkungan dan makhluk hidup sekitar. Untuk itu, perlu adanya kesadaran diri masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih demi kemajuan kota bersama,” imbuh Edi.

Edi menyampaikan bahwa pemberian bantuan tersebut hanya bersifat media perantara, penanganan sampah kata dia, perlu melibatkan seluruh komponen masyarakat, termasuk Pemerintah.

“Apa yang kami lakukan ini untuk membantu meringankan tugas Pemerintah dalam hal pengelolaan Tata Kota dan Kebersihan Lingkungan, dan alangkah baiknya kepada masyarakat sekitar agar dapat memanfaatkan Kontainer Sampah yang diberikan. Kalau sudah ada wadah (tempat pembuangan) berarti harus dibuang di tempat yang telah disediakan,” tutup Edi. (QB)

Hello there
Leverage agile frameworks to provide a robust synopsis for high level overviews.
Hello there
Leverage agile frameworks to provide a robust synopsis for high level overviews.