Cegah Konflik, Kenius Kogoya Ajak Warga Papua Jaga Kebersamaan

tvpapua.com, Jayapura, 13/10
JAYAPURA – Masyarakat Papua diajak untuk tetap menjaga kerukunan dan perdamaian sebagai sesama anak bangsa dan mencegah sedini mungkin potensi konflik di Bumi Cenderawasih.
Ajakan itu disampaikan Politisi Papua, Kenius Kogoya, menyikapi situasi keamanan di Papua terkait masalah hukum yang saat ini dihadapi Gubernur Papua, Lukas Enembe.
“Menyikapi situasi keamanan Papua kaitan dengan persoalan yang di alami bapak Gubernur, kami sebagai tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan juga pimpinan partai mengimbau semua elemen masyarakat dari berbagai suku, paguyuban untuk saling menjaga Papua sebagai Zona Damai,” pinta Kenius kepada media, Rabu (12/10) kemarin, di Jayapura.
Dikatakan kerukunan antar sesama dan antar umat beragama harus tetap dijaga dan dirawat dengan baik. Sesama warga Papua harus saling menjaga kebersamaan dan tidak dengan segala macam isu atau apapun yang digiring untuk membenturkan masyarakat.
“Siapapun dia, entah itu masyarakat atau pun elit politik atau apapun Namanya, harus tetap satu. Kita harus saling menjaga dan tidak terpancing dan lalu kemudian menimbulkan konflik,” tegasnya.
Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Papua itu mengatakan proses hukum yang sedang dihadapi Gubernur Papua Lukas Enembe dapat diselesaikan dengan baik. Oleh karena itu, komunikasi antara tim kuasa hukum Gubernur Papua dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu dibangun secara humanis sehingga tatanan sosial masyarakat dapat terjaga dengan baik dan aman.
“Kita berharap supaya proses hukum atau apapun yang dilalui oleh bapak gubernur dapat dilakukan dengan baik. Kita minta tim pengacara membangun komunikasi yang humanis dengan pemerintah pusat dan juga kepada KPK sehingga tatanan kehidupan sesama anak bangsa dapat terjaga dengan baik,” ucapnya.
Benturan antara pusat dan daerah harus dihindari. Agar situasi keamanan di Tanah Papua aman dan damai.
“Jangan ada ada gep-gep baik sesama anak Papua atau pun juga antar pusat dan daerah. Tetapi sebaiknya kita sesama anak bangsa harus membangun tanah ini dan mewujudkan Papua sebagai Zona Damai, itu menjadi penting untuk kita semua,” ujarnya.
Kenius mengajak semua elemen masyarakat menjaga sinergitas sehingga Papua tidak mudah dirasuki berbagai terror dan intimidasi yang mengganggu kenyamanan kehidupan sosial masyarakat.
“Kita sepakat Papua Zona Damai. Karena dengan demikian masyarakat diatas tanah Papua ini dapat melakukan aktifitas dengan aman tanpa ada intimidasi, tanpa ada terror dan lain sebagainya. Kebersamaan kita di Papua harus kuat,” ajak Bung Keni seraya menambahkan perbedaan adat, suku bangsa adalah perekat menumbuhkan rasa nasinoalisme sesama anak bangsa. (QB)
- Okt, 13, 2022
- Author: Mario
- Categories: Berita
- No Comments.
News
- BI Gelar SERUNAI 2025 di Papua, Siapkan Rp5,1 Triliun untuk Kebutuhan Natal dan Tahun Baru 8 Desember 2025
- Swiss-Belexpress Jayapura Hadirkan “Christmas Market 2025” Dan Perayaan Tahun Baru dengan Sajian Meriah 7 Desember 2025
- BI Papua Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi di 2026 Melalui Penguatan Sinergi 3 Desember 2025
- Stok BBM dan Gas Jelang Nataru Aman, Gubernur Fakhiri Warning Oknum Penimbunan BBM 3 Desember 2025
- Gubernur Fakhiri Tinjau Gudang Bulog, Stok Beras di Papua Aman 3 Desember 2025
- Gubernur Fakhiri Pastikan Tahun 2026, Pelabuhan Peti Kemas Pindah Di Depapre 1 Desember 2025
- Hari AIDS Sedunia, Gubernur Fakhiri Perkuat Kolaborasi Penanggulangan HIV-AIDS 1 Desember 2025
- HUT Korpri ke 54, Gubernur Fakhiri Tekankan ASN Harus Kerja Prima dalam Melayani Masyarakat 1 Desember 2025
- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Mendesak Pemerintah Bergerak Cepat Tangani Korban Bencana Banjir Besar Sumatera 30 November 2025
- LMA Nabire Ajak Masyarakat Papua Tolak Provokasi 1 Desember 30 November 2025
Komentar Terbaru
Arsip
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Oktober 2024
- September 2024
- Agustus 2024
- Juli 2024
- Juni 2024
- Mei 2024
- April 2024
- Maret 2024
- Februari 2024
- Januari 2024
- Desember 2023
- November 2023
- Oktober 2023
- September 2023
- Agustus 2023
- Juli 2023
- Juni 2023
- Mei 2023
- April 2023
- Maret 2023
- Februari 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- November 2022
- Oktober 2022
- September 2022
- Agustus 2022
- Juli 2022
- Juni 2022
- Mei 2022
- April 2022
- Maret 2022
- Februari 2022
- Desember 2021
- November 2021
- Oktober 2021
- Agustus 2021
- Juli 2021
- Juni 2021
- Mei 2021
- April 2021
- Maret 2021
- Februari 2021
- Januari 2021
- Desember 2020
- November 2020
- Oktober 2020
- September 2020
- Agustus 2020
- Juli 2020
- Juni 2020
- Mei 2020
- April 2020
- Maret 2020
- Februari 2020
- Januari 2020
- Desember 2019
- November 2019
- Oktober 2019
- September 2019
- Agustus 2019
- Juli 2019
- Juni 2019
- Mei 2019
- April 2019
- Maret 2019
- Februari 2019
- Januari 2019
- Desember 2018
- November 2018
- Oktober 2018
- September 2018
- Agustus 2018
- Juli 2018
- Juni 2018
- Mei 2018
- April 2018
- Maret 2018
- Februari 2018
- Januari 2018
- Desember 2017
- November 2017
- Oktober 2017
- September 2017
- Agustus 2017
- Juli 2017
- Juni 2017
- Mei 2017
- Februari 2017


Twitter
