Gubernur Resmi Buka CdM Meeting II PON XX Papua

Gubernur Papua Lukas Enembe secara resmi membuka CdM Meeting II PON XX Papua ditandai dengan pemukulan tifa secara simbolis/ Istimewa

tvpapua.com, Jayapura, 08/04

JAYAPURA – Gubernur Papua Lukas Enembe secara resmi membuka CdM meeting II PON XX Papua tahun 2021 yang di hadiri oleh ketua KONI Pusat Marciano Norman, perwakilan dari 33 Provinsi, Empat Kepala Daerah yang juga Kepala Sub PON XX tahun 2021 yakni Walikota Jayapura, Bupati Kabupaten Jayapura, Bupati Mimika dan Bupati Kabupaten Merauke, berlangsung di Suni Garden Lake Hotel and Resort, Sentani Kabupaten Jayapura, Rabu (07/04/2021).

Gubernur dalam sambutannya mengatakan, Papua siap jadi tuan rumah dan siap mensukseskan penyelenggaraan PON, hal itu guna mewujudkan sukses penyelenggaraan, sukses prestasi dan sukses perekonomian rakyat serta sukses administrasi, semoga dengan kedatangan perwakilan 33 Provinsi di Indonesia, dapat lebih meningkatkan persaudaraan dan persatuan sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Semoga dengan kehadiran saudara sekalian yang ke dua kali ini, dapat lebih memahami tentang Papua dan apabila kita sudah saling memahami masing-masing wilayah diharapkan akan terjadi hubungan yang harmonis, saling memperkuat untuk mensukseskan Papua sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 serta sebagai tuan rumah Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) ke XVI Tahun 2021”, katanya.

Dijelaskan, penunjukan Papua sebagai tuan rumah PON XX Tahun 2021, merupakan anugerah yang sangat besar bagi seluruh rakyat Papua. Karena momentum ini belum tentu bisa kita dapatkan dalam generasi saat ini dan bahkan generasi 50 tahun mendatang, karena dari 33 Provinsi yang ada di Indonesia, hanya 6 Provinsi sudah menjadi tuan rumah. Provinsi tersebut adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, Palembang, Kalimantan Timur, Riau dan Jawa Barat.

“Dan tahun ini, Papua merupakan Provinsi di wilayah timur Indonesia yang menjadi tuan rumah, untuk itu mari kita bersatu padu untuk mensukseskan PON Papua yang saat ini sedang kita persiapkan, dan bantulah Papua untuk keberhasilan dalam menyelenggarakan PON,” jelasnya.

“Saya yakini lewat ivent PON ini, mampu mempercepat pembangunan kesejahteraan di masyarakat Papua di segala bidang kehidupan”, lanjutnya lagi.

Ia menerangkan, CdM meeting II merupakan agenda yang sangat strategis, untuk menginformasikan kepada seluruh Ketua Kontingen di 33 Provinsi di Indonesia terkait dengan kesiapan Provinsi Papua dalam mempersiapkan PON, yang mencakup waktu dan tempat penyelenggaraan, jadwal dan venue pertandingan, dan perlombaan cabang lomba, tahapan dan waktu pendaftaran peserta serta mekanisme dan sistem penyelenggaraan.

“Kemudian kebijakan tentang akomodasi dan sistem pelayanannya baik pengaturan konsumsi, transportasi, kesehatan dan perlindungan jiwa (asuransi), perkembangan kesiapan prasarana dan sarana olahraga serta rencana dukungan lainnya yang dianggap perlu,” tutur Enembe.

Gubernur menyatakan dalam CdM Meeting II ini berbagai agenda telah dipersiapkan oleh Panitia Besar PON XX Papua Tahun 2021.

“Jika terdapat hal-hal yang sangat penting belum maksimal dalam persiapannya agar disampaikan kepada kami. Sehingga kami di Papua akan lebih memantapkan berbagai persiapan penyelenggaraan PON yang waktunya makin dekat yakni 177 hari,” terang Gubernur.

Masih kurang 177 hari, penyelenggaraan PON yang akan dilaksanakan dengan memperlombakan dan mempertandingkan 37 cabang olahraga, 56 disiplin, 681 nomor pertandingan dan 6496 Atlet, yang dilaksanakan di 4 klaster penyelenggara yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke dan Kabupaten Mimika.

“Papua adalah miniatur Indonesia, semua suku bangsa di Indonesia ada di Papua dari Sabang sampai Merauke, untuk itu perlu perlibatan seluruh lapisan masyarakat dan terutama pelibatan secara aktif seluruh paguyuban yang ada di wilayah Papua. Karena paguyuban yang ada di wilayah Papua ini memiliki hubungan yang harmonis dan psikologis dengan daerah asal. Disamping itu perlu melibatkan secara aktif seluruh masyarakat adat yang mendiami di seluruh klaster penyelenggaraan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dalam sambutannya, mengatakan semua peserta CdM Meeting kedua ini menjadi bagian dari sejarah yang mensukseskan PONXX tahun 2021 di masa pandemi yang sangat sulit ini, untuk menunjukkan kepada dunia.

“Maka atas izin Tuhan Yang Maha Esa dan atas ridho Allah SWT, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 adalah masa kebangkitan bangsa Indonesia keluar dari himpitan Covid-19 ini,” tandasnya. (QB)

%d blogger menyukai ini: