KPK Ajak Warga Papua Berperan Aktif Cegah Korupsi

tvpapua.com, Jayapura, 21/11
JAYAPURA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mensosialisasikan Program Implementasi Pencegahan Korupsi melalui Aplikasi JAGA di Wilayah Papua dan Papua Barat pada 24 – 25 November 2020, pukul 08.00 – 14.00 WIB secara Daring.
Aplikasi JAGA yang diluncurkan sejak Desember 2016 merupakan aplikasi pencegahan korupsi yang mendorong transparansi penyelenggaraan pelayanan publik dan pengolahan asset negara, yang dapat diunduh melalui telepon seluler berbasis android.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara KPK dengan Kerja sama Internasional Jerman – Indonesia (GIZ) serta pemerintah daerah Papua, Papua Barat dan segenap organisasi serta tokoh masyarakat.
Pelaksana Tugas Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK Ipi Maryati Kuding menjelaskan melalui sosialisasi yang akan dilaksanakan nanti, diharapkan masyarakat yang ada di Papua dan Papua Barat dapat ikut serta berperan aktif dalam pencegahan tindak pidana korupsi.
“Kegiatan ini terbuka untuk umum, bagi warga Papua dan Papua Barat yang ingin berpartisipasi dapat mendaftarkan diri melalui tautan https://tinyurl.com/JAGAPapua paling lambat Minggu, 22 November 2020 pukul 12.00 WIT,” jelasnya.
Diterangkan, sosialisasi tersebut bertujuan sebagai penjajakan untuk membangun gerakan anti korupsi di Papua dan Papua Barat dengan menggunakan platform JAGA.KPK, juga ingin mendorong partisipasi masyarakat di Papua dan Papua Barat dalam pencegahan korupsi.
“Selain itu, melalui sosialisasi ini, KPK juga ingin mengembangkan kolaborasi yang efektif dalam pelaksanaan pembangunan dan pencegahan korupsi khususnya di tanah Papua,” terangnya.
Ia menyebutkan, upaya pencegahan korupsi membutuhkan partisipasi dan peran serta seluruh elemen bangsa. Melalui platform JAGA, KPK mengajak segenap masyarakat di Papua dan sekitarnya memahami bahaya korupsi dan upaya-upaya pencegahan yang dapat dilakukan.
Beberapa materi sosialisasi yang akan diberikan di antaranya terkait tantangan penanganan korupsi di Papua dan Papua Barat serta anggaran daerah dan dana kampung. Selain itu, juga akan dibahas tiga sektor layanan publik lainnya, yaitu pendidikan, kesehatan dan bantuan sosial.
Sebagai Narasumber yang terlibat dalam kegiatan antara lain perwakilan pemerintah daerah, yaitu Inspektorat Papua dan Papua Barat; Kepala dinas Pendidikan Jayapura Merauke, Papua, Papua Barat; Kepala Dinas Sosial Jayapura Merauke, Papua, Papua Barat; Kepala Dinas Kesehatan Jayapura Merauke, Papua, Papua Barat; dan Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat dan desa Jayapura Merauke, Papua, Papua Barat.
Dari organisasi non pemerintah atau NGO, di antaranya adalah Ketua Sinode GKI di Tanah Papua; Ketua KIPRA Papua; dan Ketua Kampak Papua.
Sementara dari KPK akan turut hadir memberikan materi adalah perwakilan dari Koordinator Wilayah (Korwil) KPK dan Direktorat Pengaduan Masyarakat.
“KPK berharap melalui rangkaian kegiatan webinar, paparan dari berbagai narasumber dan dilanjutkan dengan diskusi kelompok terfokus (FGD), di akhir kegiatan dapat dirumuskan rencana aksi atas permasalahan pada sektor-sektor tersebut,” tandasnya. (QB)
- Nov, 21, 2020
- Author: Mario
- Categories: Berita
- No Comments.
News
- Tokoh Adat Papua Dukung Pemerintah Menindak Tegas Pertambangan Ilegal di Papua 19 Januari 2026
- UMKM Lokal Ramaikan Festival Media se-Tanah Papua di Nabire 15 Januari 2026
- Tim Gerak Cepat Dinkes Papua Tengah Siaga Layani Peserta Festival Media se-Tanah Papua 13 Januari 2026
- Ratusan Jurnalis akan Hadiri Festival Media Se-Tanah Papua di Nabire 13 Januari 2026
- Polresta Musnahkan BB Sabu dan Ganja, Wujud Komitmen Perangi Narkoba 7 Januari 2026
- Festival Media Se-Tanah Papua Siap Digelar 13-15 Januari 2026 di Nabire 7 Januari 2026
- Pemprov Papua Serahkan 7 Raperdasi ke DPR, Perubahan OPD Ditargetkan Rampung Lebih Awal 6 Januari 2026
- Pererat Sinergitas, Asosiasi Pendeta Indonesia Kota Jayapura Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2025-2026 5 Januari 2026
- Gubernur Papua; Kerukunan dan AI Beretika Jadi Kunci Indonesia Damai dan Maju 3 Januari 2026
- Refleksi Akhir Tahun 2025: Papua Menuju Transformasi yang Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni 31 Desember 2025
Komentar Terbaru
Arsip
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Oktober 2024
- September 2024
- Agustus 2024
- Juli 2024
- Juni 2024
- Mei 2024
- April 2024
- Maret 2024
- Februari 2024
- Januari 2024
- Desember 2023
- November 2023
- Oktober 2023
- September 2023
- Agustus 2023
- Juli 2023
- Juni 2023
- Mei 2023
- April 2023
- Maret 2023
- Februari 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- November 2022
- Oktober 2022
- September 2022
- Agustus 2022
- Juli 2022
- Juni 2022
- Mei 2022
- April 2022
- Maret 2022
- Februari 2022
- Desember 2021
- November 2021
- Oktober 2021
- Agustus 2021
- Juli 2021
- Juni 2021
- Mei 2021
- April 2021
- Maret 2021
- Februari 2021
- Januari 2021
- Desember 2020
- November 2020
- Oktober 2020
- September 2020
- Agustus 2020
- Juli 2020
- Juni 2020
- Mei 2020
- April 2020
- Maret 2020
- Februari 2020
- Januari 2020
- Desember 2019
- November 2019
- Oktober 2019
- September 2019
- Agustus 2019
- Juli 2019
- Juni 2019
- Mei 2019
- April 2019
- Maret 2019
- Februari 2019
- Januari 2019
- Desember 2018
- November 2018
- Oktober 2018
- September 2018
- Agustus 2018
- Juli 2018
- Juni 2018
- Mei 2018
- April 2018
- Maret 2018
- Februari 2018
- Januari 2018
- Desember 2017
- November 2017
- Oktober 2017
- September 2017
- Agustus 2017
- Juli 2017
- Juni 2017
- Mei 2017
- Februari 2017


Twitter
