Jacksen Akui Persebaya Lebih Baik

Arsitek Persipura Jayapura Jacksen F Tiago, didampingi penyerang Gunansar Papua Mandowen, usai menelan pit pahit dari tuan rumah Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-12 Shopee Liga I PSSI 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya/ Istimewa

tvpapua.com, Jayapura, (03/08)

Arsitek anyar skuad Mutiara Hitam julukan bagi Persipura Jayapura Jacksen F Tiago minta anak asuhnya bijak menerima sukses maupun kekalahan.

“Kekalahan suatu hal yang wajar. Saya tak berpikir bahwa saya akan selalu menjadi seorang pemenang, tapi kita sebagai olahragawan kita harus bijak dalam menerima sukses maupun kekalahan. Kalau saya tak pernah menanggapi keberhasilan yang berlebihan. Begitu juga kalau saya gagal. Sehingga saya rasa tak ada masalah kita kalah untuk sebuah tim yang terutama di babak pertama jauh lebih baik dari pada kita sehingga tak ada yang perlu disesali,” ujar Jacksen F Tiago, usai menelan pil pahit 1-0 dari tuan rumah Persebaya Surabaya, dalam laga pekan ke-12 Shopee Liga I PSSI 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (02/08).

Pria maskulin berpaspor Negeri Samba Brazil ini menjelaskan, pihaknya masih memiliki waktu, untuk bisa bangkit kembali.

“Kita akan mencoba manfaatkan waktu dengan sebaik mungkin, untuk sekali lagi mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi untuk laga-laga berikutnya,” katanya.

Persipura masih akan melakoni laga kontra tuan rumah PSIS Semarang di Magelang, pada Selasa (06/08) dan Kalteng Putra pada Rabu (14/8) mendatang di Stadion Mandala, Jayapura.

Jacksen menjelaskan, pihaknya tak mendapat hasil yang kita inginkan. Pada babak pertama anak asuhnya tak melakukan sebuah permainan yang baik.

“Kita memberi terlalu banyak ruang untuk Persebaya memainkan bola. Tapi babak kedua kita sedikit mendorong tim kita kedepan, untuk melakukan tekanan terhadap dua pemain kunci Persebaya, yakni Oktavio Dutra maupun Hansamu Yama. Kita menciptakan beberapa peluang. Tapi sayang masih belum rezeki kita ya,” ujarnya.

Namun demikian, ia salut terhadap perubahan yang terjadi dari babak pertama ke babak kedua. Ini adalah sebuah perkembangan yang cukup signifikan dibanding babak pertama.

“Tapi masih belum cukup keluar sebagai pemenang dalam pertandingan ini. Tapi saya beri apresiasi terhadap perubahan kita coba lakukan di babak kedua,” tuturnya.

Faktor Wasit

Sementara itu, penyerang Gunansar Papua Mandowen mengatakan, Persipura tampil cukup bagus. Tapi dalam timnya merasa dirugikan, karena faktor kepemimpinan wasit Farig Hitaba, sehingga timnya kehilangan konsentrasi.

Persebaya Surabaya berhasil memetik kemenangan atas Persipura Jayapura 1-0 pada pekan ke-12 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (02/08/2019). Gol tunggal tuan rumah disumbangkan oleh Irfan Jaya pada menit ke-32.

Persebaya Surabaya mengurung pertahanan Persipura sejak menit awal. Tim berjulukan Bajul Ijo itu mendapatkan peluang pertama pada menit ke-7. Sayang, sepakan keras Misbakus Solikin masih melayang di atas mistar gawang Dede Sulaiman.

Serangan demi serangan Persebaya membuahkan hasil pada menit ke-32. Umpan terukur Mohamad Syaifudin disambut Irfan Jaya dengan sundulan. Sepakannya berhasil menggetarkan jala Persipura.

Usai turun minum, Persipura sesekali melancarkan serangan. Namun, upaya Boaz Solossa dan kawan-kawan kerap diadang oleh lini belakang Persebaya.

Persebaya kembali mendapatkan peluang pada menit ke-62. Manuchehr Jalilov yang masuk menggantikan Osvaldo Haay, gagal memanfaatkan umpan Amido Balde. Padahal, Jalilov tinggal berhadapan dengan Dede Sulaiman.

Green Force terus mengurung Persipura hingga menit-menit akhir. Usaha Jalilov kewat sepakan kerasnya pada menit ke-90 masih mampu dibendung Dede Sulaiman.

Pada menit ke-96, wasit Fariq Hitaba mengusir bek Persebaya, Hansamu Yama. Bek berusia 24 tahun itu terlebih dahulu diganjar kartu kuning, sebelum dikartu merah karena menarik kaus wasit.

Beberapa detik kemudian, wasit Fariq meniup peluit panjang. Skor tidak berubah. Persebaya Surabaya menang tipis 1-0 atas Persipura. Kekalahan dari Persebaya ini membuat Persipura turun ke peringkat 14. (QB)

%d blogger menyukai ini: