Tingkatkan Kualitas Hidup Perempuan dan Anak Papua, Laki-Laki Harus Terlibat

tvpapua.com, Jayapura (31/07)
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama Dewan Adat Papua mendorong keterlibatan laki-laki dalam penanganan masalah perempuan dan anak di Provinsi Papua dapat meningkat. Sebab menurut Menteri PPPA Anak, Yohana Yembise, selama ini partisipasi laki-laki di Papua dianggap kurang dan kesadaran akan melindungi perempuan dan anak yang belum terbangun.
“Data survey Kemen PPPA menunjukkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Papua termasuk paling tinggi di Indonesia. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Keterlibatan Dewan Adat dalam melindungi perempuan dan anak di Papua sangat berpengaruh. Dewan Adat dapat membantu kami, karena kalian yang memiliki masyarakat, kalian didengarkan,” ujar Menteri PPPA, Yohana Yembise dalam Siaran Pers terkait Diskusi Terbatas (FGD) bersama Dewan Adat Papua untuk mendengar perspektif laki-laki terhadap isu perempuan dan anak di Tanah Papua di Jayapura, Selasa (30/07).
Menurut Menteri Yohana, menyelesaikan masalah perempuan dan anak bukan hanya urusan perempuan, namun laki-laki juga perlu terlibat. Dalam rangka mendorong keterlibatan laki-laki. Dalam arahannya, Menteri Yohana mengajak laki-laki di Tanah Papua untuk bersama-sama memikirkan masa depan perempuan dan anak-anak.
“Pelaku kekerasan kebanyakan dilakukan oleh laki-laki. Harus ada kampanye keterlibatan laki-laki untuk melindungi perempuan dan anak. Oleh karena itu, saya butuh laki-laki untuk bantu memberikan edukasi ke seluruh laki-laki di Tanah Papua agar melindungi perempuan dan anak. Jangan sampai di masa depan, kita sebagai orang tua dipersalahkan karena tidak mempersiapkan generasi-generasi penerus dengan baik,” kata Menteri Yohana yang hadir didampingi Deputi Partisipasi Masyarakat, Indra Gunawan dan Deputi Kesetaraan Gender, Agustina Erni.
Di kesempatan yang sama Sekretaris Umum Dewan Adat Papua, Leonard Imbiri sangat mengapresiasi pemerintah dalam menyelesaikan masalah di Tanah Papua dengan saling bersinergi. Dalam diskusi, Leonard mengajak masyarakat untuk berefleksi terkait keberlangsungan hidup masyarakat Papua.
“Dalam Konverensi Besar Masyarakat Adat Papua beberapa waktu lalu, kita menyadari bahwa pertumbuhan orang Papua itu tidak bertambah, melainkan makin berkurang. Salah satunya dikarenakan jumlah angka kematian lebih tinggi dibanding kelahiran, terutama kaum perempuan dan anak-anak. Peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak perlu ditingkatkan. Dewan Adat Papua terus mendorong perspektif membangun keluarga dan menjaga relasi antar anggota keluarga yang setara,” ujar Leonard Imbiri. (QB)
- Jul, 31, 2019
- Author: Bebo
- Categories: Berita
- No Comments.
News
- Persipura Jayapura Hadapi Dilema Besar: Pertimbangkan Markas di Jawa Meski Terancam Sanksi Poin 12 Juli 2026
- Berkah Konser NDX A.K.A di Jayapura: Kuliner Ludes, UMKM Lokal Raup Omzet Belasan Juta Rupiah 9 Juli 2026
- Konser NDX A.K.A di Jayapura Bawa Berkah, Okupansi Hotel Melonjak hingga 90 Persen 9 Juli 2026
- Gereja Kingmi Salurkan Bantuan Kemanusiaan dari Penonton Film Pesta Babi untuk Pengungsi Papua 7 Juli 2026
- Kapolda Papua Tunjuk 3 Polwan Jadi Kapolres, Tokoh Pemuda Nilai Terobosan Ini Layak Diapresiasi Kapolri 5 Juli 2026
- Peringati HUT Ke-73, BI Papua Berhasil Kumpulkan 591 Kantong Darah 3 Juli 2026
- Perkuat Sinergi, Bank Indonesia Gelar Capacity Building untuk Insan Pers di Papua 3 Juli 2026
- Lompatan Sejarah Medis Papua: RSUD Dok II Jayapura dan FK Uncen Resmi Memulai Kuliah Perdana Spesialis Anestesiologi 2026 3 Juli 2026
- Gelar Kuliah Perdana PPDS Anestesiologi, FK Uncen Gandeng UGM demi Percepat Pemerataan Dokter Spesialis di Pedalaman Papua 3 Juli 2026
- Bukan Cuma Jaga Keamanan, Polsek di Pelosok Papua Kini Jadi Tempat Favorit Warga Curhat dan Mediasi 30 Juni 2026
Komentar Terbaru
Arsip
- Juli 2026
- Juni 2026
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Oktober 2024
- September 2024
- Agustus 2024
- Juli 2024
- Juni 2024
- Mei 2024
- April 2024
- Maret 2024
- Februari 2024
- Januari 2024
- Desember 2023
- November 2023
- Oktober 2023
- September 2023
- Agustus 2023
- Juli 2023
- Juni 2023
- Mei 2023
- April 2023
- Maret 2023
- Februari 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- November 2022
- Oktober 2022
- September 2022
- Agustus 2022
- Juli 2022
- Juni 2022
- Mei 2022
- April 2022
- Maret 2022
- Februari 2022
- Desember 2021
- November 2021
- Oktober 2021
- Agustus 2021
- Juli 2021
- Juni 2021
- Mei 2021
- April 2021
- Maret 2021
- Februari 2021
- Januari 2021
- Desember 2020
- November 2020
- Oktober 2020
- September 2020
- Agustus 2020
- Juli 2020
- Juni 2020
- Mei 2020
- April 2020
- Maret 2020
- Februari 2020
- Januari 2020
- Desember 2019
- November 2019
- Oktober 2019
- September 2019
- Agustus 2019
- Juli 2019
- Juni 2019
- Mei 2019
- April 2019
- Maret 2019
- Februari 2019
- Januari 2019
- Desember 2018
- November 2018
- Oktober 2018
- September 2018
- Agustus 2018
- Juli 2018
- Juni 2018
- Mei 2018
- April 2018
- Maret 2018
- Februari 2018
- Januari 2018
- Desember 2017
- November 2017
- Oktober 2017
- September 2017
- Agustus 2017
- Juli 2017
- Juni 2017
- Mei 2017
- Februari 2017


Twitter
