Saat PON 2020, Kebutuhan daging untuk Papua akan dipasok dari PNG Port Moresby

Caption : Gubernur Lukas Enembe, saat menghadiri perayaan 43 tahun Kemerdekaan Papua Nugini di Port Moresby/ Istimewa

tvpapua.com, Port Moresby, 20/09

Kebutuhan daging selama PON 2020 nanti diperkirakan sangat tinggi dan tidak akan tercukupi oleh stok daging dari Provinsi Papua maupun Papua Barat. Oleh karena itu, Gubernur Papua, Lukas Enembe berupaya membuka peluang keterlibatan peternak sapi di Papua Nugini (PNG).

“Kami sudah mendapatkan masukan bahwa kebutuhan daging sapi pada PON Papua nanti akan mencapai 20 ribu ekor sapi. Ini tidak mungkin kami penuhi kalau dari Papua saja. Kita harus mendapat pasokan daging sapi dari luar Papua,” kata Gubernur Enembe di Port Moresby, Rabu (19/09).

Enembe juga mengungkapkan, Pemprov Papua sedang berupaya untuk membuka jalur perdagangan antara Provinsi Papua dengan beberapa Provinsi di PNG, salah satunya dengan Provinsi Morobe yang memiliki industri pengolahan daging terbesar di PNG yang berada di Kota Lae.

“Kunjungan kerja saya selama satu minggu di PNG ini salah satunya adalah kunjungan ke Kota Lae pada hari Kamis 20/9/2018) nanti untuk membuka peluang perdagangan dan kerjasama lainnya,” ujar Enembe.

Provinsi Papua telah menandatangani perjanjian kerjasama Provinsi kembar pada tahun 2017.

Namun perjanjian kerjasama ini baru berupa Letter of Intent (LoI) yang perlu ditindaklanjuti secara konkrit. Penandatanganan LoI ini menurut Gubernur Enembe semestinya telah membuka peluang bagi pengusaha di kedua provinsi untuk mengembangkan usahanya.

“Kunjungan ke Lae ini memenuhi undangan Gubernur Morobe, Ginson Saunu untuk menindaklanjuti LoI tersebut,” kata Enembe.

Dalam kunjungan nanti, Pemerintah Provinsi Papua menurut Enembe akan membicarakan kemungkinan penyediaan gudang dan akses ke pelabuhan Lae agar pengusaha-pengusaha dari Papua nantinya bisa memasok barang-barang kebutuhan masyarakat PNG sehingga kedua belah pihak memiliki hubungan kerjasama perdagangan yang saling menguntungkan.

Selain Kota Lae, Gubernur Enembe akan berkunjung ke Kota Madang dan Wewak dengan tujuan yang sama, membuka peluang kerjasama peningkatan perekonomian antara kedua provinsi yang berbeda negara ini. (QB)

%d blogger menyukai ini: