NTP Provinsi Papua Alami Penurunan

Caption : Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Bambang Wahyu Ponco Aji, saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua/ MD

tvpapua.com, Jayapura, 03/07

Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Papua pada bulan Juni turun 0,09 persen dengan indeks NTP sebesar 91,65. penurunan tersebut disebabkan oleh perubahan indeks harga diterima petani sebesar 0,49 persen lebih kecil dari perubahan indeks harga dibayar petani yang mengalami kenaikan angka indeks sebesar 0,58 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Bambang Wahyu Ponco Aji, dalam rilis bulanannya, Senin (02/07).

Dikatakan, NTP Provinsi Papua pada bulan Juni 2018 menurut subsektor yaitu NTP Subsektor Tanaman Pangan 86,04, NTP Subsektor Holtikultura 88,33, NTP Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat 101,51, NTP Subsektor Peternakan 97,99 dan NTP Perikanan 97,73. Lebih lanjut, NTP subsektor Perikanan dirinci menjadi NTP Perikanan Tangkap 103,37 dan NTP Perikanan Budidaya 82,28.

Penurunan tersebut berbanding terbalik dengan NTP Nasional di periode yang sama, yang mengalami kenaikan sebesar 102,04 atau 0,05 persen.

“Dari 33 provinsi, tercatat 20 Provinsi mengalami kenaikan NTP dan 13 provinsi mengalami penurunan NTP dimana Maluku tercatat mengalami kenaikan NTP tertinggi yaitu 0,78 persen sedangkan Riau tercatat mengalami penurunan terbesar yaitu -1,87 persen,” ujar Bambang.

Sementara itu, inflasi Pedesaan Papua Juni 2018 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,72 persen. Secara nasional, tercatat 26 provinsi mengalami inflasi perdesaan dan 7 (tujuh) provinsi lainnya mengalami deflasi perdesaan.

“Inflasi pedesaan tertinggi terjadi di Sulawesi Tenggara sebesar 1,26 persen sedangkan Deflasi pedesaan terbesar terjadi di Sumatera Barat sebesar -0,66 persen. Sedangkan, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) di Papua pada Juni 2018 tercatat naik sebesar 0,47 persen,” katanya. (MD)

%d blogger menyukai ini: