Jelang HKBN, Harga Terkendali Stabil dan Pasokan Aman di Papua

Caption : Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Hubungan International Dody Edward saat mengunjungi Mal Jayapura/Istimewa

tvpapua.com, Jayapura, 30/11

Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Kementerian Perdagangan mengadakan Rapat Koordinasi untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan barang kebutuhan pokok. Kemendag bersinergi  dengan Pemerintah Daerah dan instansi-instansi terkait untuk memastikan harga dan pasokan terjaga dengan baik.

Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Hubungan International Dody Edward menghadiri Rapat Koordinasi (rakor) Kesiapan Bapok Menghadapi Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di salah satu Hotel yang ada di Jayapura, Papua.

Hasil pantauan kami menjunjukkan harga-harga bapok di Provinsi Papua terkendali dan pasokannya cukup untuk menghadapi Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Pemerintah akan terus memastikan stabilisasi harga dan ketersediaan pasokan dalam menghadapi HBKN,” kata Dody

Menurut Dody, berdasarkan pengalaman empiris, harga bapok pada periode menjelang Natal dan Tahun Baru biasanya tidak naik signifikan karena permintaan masyarakat terhadap barang kebutuhan pokok tidak terjadi secara serentak atau hanya terjadi di daerah-daerah yang mayoritas merayakan Natal, Kamis (30/11)

Namun, Dody menilai Pemerintah tetap perlu menempuh tiga langkah antisipatif untuk menghadapi momen ini. Langkah-langkah tersebut adalah mengidentifikasi ketersediaan pasokan dan memantau harga secara nasional di masing-masing daerah; mengidentifikasi kesiapan instansi dan pelaku usaha untuk menghindari kekurangan stok atau gangguan distribusi; serta meningkatkan pengawasan barang beredar agar masyarakat terhindar dari barang kedaluwarsa, barang selundupan, serta barang impor yang tidak aman dikonsumsi atau digunakan.

Pemerintah Pusat akan terus berkoordinasi dengan Dinas yang membidangi perdagangan di daerah untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bapok. Hal ini untuk menjamin masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan khidmat dan tenang,” ungkap Dody.

Berdasarkan hasil pemantauan per 27 November 2017, harga bapok di Kota Jayapura relatif stabil dibandingkan pada bulan lalu, yaitu per 27 Oktober 2017. Harga-harga yang terpantau stabil adalah beras medium pada Rp14.000/kg, gula Rp14.300/kg, minyak goreng Rp14.000/liter, kedelai impor Rp12.000/kg, daging sapi Rp136.000/kg, daging ayam ras Rp39.900/kg, cabe merah besar Rp45.000/kg, bawang merah Rp33.800/kg, dan cabe rawit merah Rp50.300/kg.

Sementara itu, harga yang terpantau turun dibanding bulan lalu adalah gula pasir dari Rp14.515/kg turun 1,25% menjadi Rp14.333/kg, cabe merah keriting dari Rp33.894/kg turun 0,46% menjadi Rp30.640/kg, daging ayam ras dari Rp40.152/kg turun 0,46% menjadi Rp.39.967/kg dan bawang merah dari Rp36.136/kg turun 6,37% menjadi Rp33.833/kg.

Di sisi lain, harga yang terpantau naik adalah cabe merah besar dari Rp34.167/kg naik 31,95% menjadi Rp45.083/kg dan cabe rawit merah dari Rp44.470 naik 13,18% menjadi Rp.50.333/kg. [M.D]

 

 

%d blogger menyukai ini: