Antisipasi peredaran pil PCC Bupati Boven Digoel buat surat edaran

Caption : Bupati Boven Digoel Benediktus Tambonop saat di wawancarai/[Marv]

tvpapua.com, Jayapura 29/08.

Pemerintah Kabupaten Boven Digoel mengambil tindakan preventif atau pencegahan dini terhadap maraknya peredaran pil Paracetamo Caffein Carisoprodol (PCC) yang dianggap dapat membuat ketagihan, overdosis hingga akhirnya meninggal.

Bupati Boven Digoel Benediktus Tambonop kepada wartawan di salah satu Hotel di Jayapura, mengatakan untuk pencegahan dini yang dilakukan di wilayahnya adalah memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya pil PCC. Selasa (19/08)

” Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Kesehatan dan dan yang membidangi untuk segera melihat dan membuat surat edaran serta menyampaikan di media sosial juga massa seperti RRI mengenai bahaya pil tersebut” katanya.

Menurut Benediktus Tambonop, surat edaran ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat hingga ke tingkat kampung khususnya anak-anak sekolah yang rentan dengan peredaran pil tersebut.

“Kami merasa peredaran pil PCC tersebut belum seberapa di Kabupaten Boven Digoel. Namun pengambilan tindakan preventif sangat penting untuk mengantisipasi agar tidak menyebar luas” paparnya.

Benediktus Tambonop mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima laporan, baik dari masyarakat maupun instansi terkait mengenai dampak dari peredaran pil PCC di wilayahnya.

“Di Boven Digoel jumlah apotek masih sedikit sehingga kami meminta selain dibuat surat edaran, juga harus dilihat secara langsung apakah pil PCC sudah masuk di wilayahnya” ucapnya.

Ia menambahkan pihaknya merespon dengan cepat kejadian-kejadian akan maraknya peredaran pil PCC tersebut, khususnya dengan kemajuan teknologi diharapkan dapat mengantisipasi penyebarannya. [Marv]

Post Tagged with , ,

%d blogger menyukai ini: